KONI Pusat Perlu Evaluasi BK PON 2024

  • Bagikan
KONI Pusat Perlu Evaluasi BK PON 2024
KETUM KONI Sumut John Ismadi Lubis dan Ketum KONI Aceh H Komaruddin Abu Bakar, memimpin Sekretariat Bersama di Le Polonia Hotel, Medan. Waspada/Johny Ramadhan Silalahi

MEDAN (Waspada): Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat perlu mengevaluasi Babak Kualifikasi (BK) PON XXI Aceh-Sumut 2024 sesuai ketentuan sebenarnya dari BK PON.

Evaluasi BK PON 2024 itu menjadi poin pertama dari empat rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat Sekretariat Bersama (Sekber) KONI Sumut dan KONI Aceh di Le Polonia Hotel, Medan, Jumat (8/12).

Pada rapat yang dipimpin Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis dan Ketum KONI Aceh H Komaruddin Abu Bakar itu, terungkap beberapa kejanggalan BK PON dari beberapa cabang olahraga supaya bisa mentas di Aceh-Sumut 2024.

Rekomendasi kedua, Sekber meminta setiap penambahan nomor yang diperlombakan harus berkoordinasi dengan KONI Aceh dan KONI Sumut sebagai tuan rumah PON XXIsebagaimana ketentuan Rakernas KONI.

Poin ketiga, tidak ada lagi penambahan kuota atlet pada setiap cabor peserta PON XXI. Sedangkan yang keempat, KONI Pusat perlu menghimbau kepada setiap KONI Provinsi terkait kepastian peserta PON 2024 dalam mengikuti nomor-nomor pertandingan yang berdampak pada sistem pertandingan.

“Pertemuan rutin KONI Sumut dan KONI Aceh ini idealnya kita lakukan setiap bulan. Bahwasanya PON ada dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga KONI,” jelas John Lubis ketika membuka rapat.

“Di antaranya Cabor Beregu diikuti 12 provinsi dan Cabor Perseorangan 15 provinsi. Tapi kita lihat dari Babak Kualifikasi PON, banyak yang tidak memenuhi syarat,” tambahnya.

Dalam rapat itu, John Lubis didampingi Waketum II H Sakiruddin, Waketum III Yanto Pasaribu, Sekum Muchrid ‘Coki’ Nasution, Wasekum Dr Mesnan MKes, Bendahara Agung Santoso, serta unsur pengurus M Syahrir, Prof Dr Sanusi Hasibuan, Johny Ramadhan Silalahi dan Pujianto.

Sedangkan Ketum KONI Aceh hadir bersama Sekum M Nasir Syamaun serta unsur pengurus di antaranya Dr Firman Dandy, Darmawan, Agussani, Husaini dan Alfian Zuhri.

Rapat itu juga menyepakati beberapa poin kerjasama terkait kebutuhan Kontingen Sumut dan Aceh pada PON 2024. Antara lain mengenai penginapan, pelatihan bersama dan tukar-menukar informasi.

Alhamdulillah KONI Aceh targetnya sejak awal 10 besar. Jadi tidak ada masalah dengan target 5 besar Sumut. Mengenai peluang untuk latihan bersama nanti akan diatur dengan Pengprov Cabor di Aceh, termasuk juga mengenai suporter kedua provinsi,” ucap Abu Bakar. (m08)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *