Gol Victor Osimhen menjadi salah satu kunci kelolosan Galatasaray ke 16 besar Liga Champions. Reuters
MILAN (Waspada.id): Juventus disingkirkan Galatasaray pada babak playoff 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, Kamis (26/2) dini hari waktu Indonesia.
Setelah kemenangan 5-2 pada pertemuan pertama di Turki, Galatasaray membuka laga dengan peluang Davinson Sanchez pada menit ketiga.
Bianconeri yang berupaya menyerang merespons dengan peluang Kenan Yildiz pada menit keempat.
Kekalahan dengan margin tiga gol pada leg pertama membuat Juventus harus tampil ofensif, namun Galatasaray datang tidak untuk sekadar bertahan.
Peluang Juventus melalui Teun Koopmeniers pada menit ke-10 dibalas Victor Osimhen pada menit ke-11.
Selepas 15 menit laga berlangsung, Juventus tampak mendominasi penguasaan bola dan Galatasaray berusaha bertahan sebaik mungkin.
Manuel Locatelli, Francisco Conceicao, dan Kenan Yildiz punya peluang yang tak berujung gol.
Pada menit ke-36 wasit Joao Pinheiro menunjuk titik putih setelah Lucas Torreira melanggar Khephren Thuram. Locatelli yang menjadi eksekutor sukses melaksanakan tugas. Juventus unggul 1-0 dan memangkas jarak dalam skor agregat.
Keunggulan tipis Juventus bertahan hingga babak pertama selesai. Tiga menit babak kedua berjalan, Juventus harus bermain dengan 10 orang setelah Lloyd Kelly melanggar Baris Yilmaz.
Galatasaray mencoba memanfaatkan situasi keunggulan jumlah pemain, tetapi Juventus tidak menjadi lembek setelah Kelly diusir wasit.
Tuan rumah memiliki peluang, namun gagal mencetak gol sampai menit ke-70 Federico Gatti menuntaskan umpan Pierre Kalulu. Juventus memimpin 2-0.
Skuad Si Nyonya Tua kian bersemangat setelah gol kedua. Sederet peluang diraih wakil Italia itu. Setelah kans Yildiz yang hanya membuat bola mengenai tiang gawang, Juventus benar-benar mencetak gol ketiga pada menit ke-82. Weston McKennie mencetak gol memanfaatkan umpan Teun Koopmeniers.
Juventus memimpin 3-0 dan skor agregat menjadi 5-5. Tidak ada gol lagi hingga laga 2×45 menit tuntas. Pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Anak asuh Luciano Spalletti punya peluang mencetak gol lagi melalui Edon Zhegrova pada menit ke-96, tetapi finishing gelandang Kosovo itu tidak mengarah ke gawang Galatasaray.
Skuad Aslan alias Singa dari Turki mencetak gol penting pada injury time babak pertama extra time. Osimhen menuntaskan peluang dari dalam kotak penalti. Mantan pemain Napoli itu membuat Galatasary kembali unggul secara agregat.
Pada babak kedua extra time, Juventus kembali menggebrak. Akselerasi Zhegrova pada menit ke-110 digagalkan kiper Cakir Ugurcan.
Galatasaray mencetak gol kedua dalam laga ini melalui Baris Yilmaz pada menit ke-119. Galatasaray masih tertinggal 2-3 dalam leg kedua di Turin, namun unggul 7-5 secara agregat.
Wakil Turki itu pun melangkah ke babak 16 besar dan Juventus dipastikan tak melaju lagi di Liga Champions musim ini. (id08/rtr)
Susunan Pemain Inti Juventus vs Galatasaray:
Juventus: Perin; Kalulu, Kelly, Gatti, McKennie; Thuram, Locatelli, Koopmeiners; Conceicao, David, Yildiz.
Galatasaray: Cakir; Sallai, Sanchez, Bardakci, Jakobs; Torreira, Lemina; Lang, Gabriel Sara, Yilmaz; Osimhen.

















