Olahraga

Nova Arianto Akui Timnas Indonesia U-17 Kalah Mental Lawan Zambia

Nova Arianto Akui Timnas Indonesia U-17 Kalah Mental Lawan Zambia
Kecil Besar
14px

DOHA (Waspada.id): Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto buka suara usai tim arahannya kalah dari Zambia pada matchday pertama Grup H Piala Dunia U-17 2025, Selasa (4/11).

Bertanding di lapangan 7 Aspire Academy, Doha, Qatar, Indonesia dipaksa menyerah 1-3 oleh Zambia.

Indonesia sebenarnya sempat memimpin 1-0 lewat gol Muhammad Zahaby Gholy di menit ke-12. Namun, Zambia mampu membalikkan keadaan lewat brace Abel Nyirongo dan satu gol dari Lukonde Mwale.

Selepas pertandingan, Nova menjelaskan kekalahan dari Zambia lebih banyak karena faktor mental pemain di lapangan.

“Di level Piala Dunia kalau kita tidak berani bermain atau takut ya situasinya akan menjadi sulit buat kita. Karena kita bisa lihat ada perbedaan secara permainannya di babak pertama dengan babak kedua,” kata Nova Arianto.

“Dan saya bisa melihat secara babak-babak kedua pemain saya bisa lebih punya determinasi lebih baik. Dan akhirnya kita bisa banyak membuat peluang,” katanya.

Nova mengaku kecewa dengan hasil yang didapat pada pertandingan pertama Piala Dunia U-17 2025. Namun ia juga mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan pemain.

Nova melakukan sejumlah perubahan setelah turun minum dengan memasukkan Adi Dimas dan Muhammad Algazani sejak awal babak kedua. Mental permainan Garuda Muda pun berubah drastis di babak kedua.

“Di ruang ganti saya sampaikan, kalau kalian para pemain takut di lapangan, takut untuk benturan, takut dalam menguasai bola ya situasinya kita akan selalu ditekan,” katanya.

Mengenai rencana permainan (game plan), Nova menilai bahwa ia telah mengantisipasi kecepatan yang dimiliki para pemain sayap Zambia. Tetapi kelengahan yang dilakukan para pemain, membuat gawang Indonesia bisa kemasukan tiga gol.

“Memang ada sedikit kelengahan tetapi saya kira wajar karena sekarang ini levelnya Piala Dunia. Dan apabila kita buat salah di suatu momen ya itu menjadi gol,” ujar mantan asisten pelatih timnas senior itu.

Hasil ini membuat Indonesia berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup H tanpa perolehan poin. Sementara puncak klasemen dikuasai Brasil yang hanya unggul selisih gol dari Zambia.

Di pertandingan sebelumnya, Brasil membuktikan diri sebagai tim favorit juara di Qatar setelah sukses mencukur Honduras tujuh gol tanpa balas. (Id08/cnni)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Olahraga

Elkan Baggott kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah dua tahun absen. Antara JAKARTA (Waspada.id): Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membeberkan alasan memanggil Elkan Baggott ke dalam skuad Garuda setelah dua tahun absen.Juru racik…

Olahraga

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (kanan) memimpin latihan jelang laga FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Antara JAKARTA (Waspada.id): Pelatih Kepala Timnas Indonesia, John…

Olahraga

Pesepakbola timnas Indonesia Elkan Baggot (kiri) dan Egy Maulana Vikri melakukan latihan di Lapangan Al Egla 2, Lusail, Qatar, Sabtu (27/1/2024). Antara JAKARTA (Waspada.id): Kehadiran Elkan Baggot yang kembali dipercaya…

Olahraga

Presiden FIFA, Gianni Infantino menegaskan Piala Dunia 2026 akan berjalan sesuai jadwal. AFP JAKARTA (Waspada.id): Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 akan berlangsung sesuai jadwal di tengah…

Olahraga

 JAKARTA (Waspada.id): FIFA menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepakbola Israel (IFA) sebagai tindak lanjutan dari aduan Asosiasi Sepakbola Palestina (PFA) dalam Kongres FIFA ke-74. Keterangan FIFA pada Jumat (20/3) menyebutkan dalam…

Olahraga

PSSI JAKARTA (Waspada.id): Patrick Kluivert (foto) resmi mendapat pekerjaan baru di Suriname usai gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Jabatan baru yang diemban pelatih 49 tahun itu adalah…