Olahraga

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia
Kecil Besar
14px

JAKARTA (Waspada.id): Timnas Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dalam beberapa hari terakhir, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Berbagai komentar dari pelatih lawan hingga media asing menambah warna dalam perjalanan skuad Garuda jelang FIFA Series 2026.

Tak hanya soal performa di lapangan, kebijakan dan strategi tim juga ikut jadi bahan perbincangan. Dari isu naturalisasi hingga racikan taktik pelatih baru, semuanya menarik untuk disimak. 

Ditambah lagi, kiprah pemain Indonesia di Eropa semakin memperkuat sorotan terhadap kualitas tim saat ini.

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, yang secara terbuka membandingkan kekuatan Timnas Indonesia dulu dan sekarang.

Dalam wawancaranya, ia menilai skuad Garuda pada masa lalu, yang sepenuhnya diisi pemain lokal, justru lebih kuat dibanding era sekarang yang banyak dihuni pemain naturalisasi.

Meski terdengar seperti sindiran, Dimitrov tetap mengakui perkembangan positif dalam struktur tim, terutama dengan kehadiran banyak staf pelatih yang dinilai meningkatkan kualitas. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tetap berada di level yang lebih tinggi dibanding beberapa peserta lain seperti Kepulauan Solomon.

Pernyataan ini langsung memantik diskusi hangat, terutama karena menyentuh isu sensitif terkait kebijakan naturalisasi yang kini menjadi bagian penting dalam pembangunan Timnas Indonesia.

Debut pelatih baru John Herdman bersama Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian publik.  Dalam laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts & Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Herdman menurunkan susunan pemain yang dinilai berbeda dari biasanya.

Nama-nama seperti Elkan Baggott, Jay Idzes, hingga Maarten Paes dipercaya sebagai tulang punggung tim.  Di lini depan, kombinasi Ole Romeny dan Ramadhan Sananta juga menarik perhatian.

Reaksi netizen pun membanjiri media sosial. Banyak yang menilai skuad ini memiliki “aura berbeda” dengan kedalaman tim yang lebih merata. 

Pendekatan Herdman yang memadukan pemain diaspora dan lokal dianggap sebagai langkah berani sekaligus menjanjikan. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi menjadi tolok ukur awal arah baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinannya. (Id08/tv1)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Headlines

PEMAIN Timnas Indonesia Ole Romeny berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Saint Kitts and Nevis saat pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat…

Olahraga

JAKARTA (Waspada.id): Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, takjub melihat komposisi kekuatan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Bulgaria berada satu grup dengan Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion…