Selebrasi pemain Indonesia Firman Ardhiansyah usai cetak gol. Antara
JAKARTA (Waspada.id): Timnas Futsal Indonesia melaju ke perempat final AFC Futsal 2026 setelah menang 5-3 atas Kirgistan pada babak penyisihan Grup A di Indonesia Arena, Kamis (29/1). Sepak terjang tim Garuda kian diakui para pesaing.
Pelatih timnas futsal Korea Selatan, Paulo Fernandes menyebut perkembangan Indonesia maju pesat dalam olahraga ini. Ia berpendapat, negeri Ginseng perlu belajar dari Indonesia soal futsal.
“Saat ini, futsal Indonesia berkembang pesat. Mereka punya proyek yang jelas untuk bertumbuh. Hal ini yang dibutuhkan Korea untuk masa depan,” kata Fernandes di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (29/1).
Pengakuan juga disampaikan oleh pelatih timnas futsal Irak, Joao Carlos. Juru taktik asal Brasil itu menyandingkan kultur futsal dan sepak bola di negara asalnya dengan Indonesia.
“Futsal Indonesia mungkin sama [berkembangnya] dengan Brasil. Tapi di sana, yang lebih berkembang adalah sepakbola. Dengan kondisi futsal di Indonesia seperti ini membuat kami senang bisa ada di turnamen ini,” ucap Carlos.
Tangguhnya Timnas Futsal Indonesia membuat pemain Kirgistan, Amanbaev Donirebek berharap tim asuhan Hector Souto bisa melangkah jauh di pentas Asia. Meski baru dikalahkan Indonesia, Donirebek ingin melihat tim Merah Putih finis peringkat tiga besar.
“Tentu saja Indonesia adalah tim yang kuat. Menurut saya Indonesia bisa finis di peringkat ketiga. Minimal mereka bisa finis di peringkat ketiga,” tutur Donirebek.
Menanggapi pertumbuhan futsal Indonesia, sang pelatih, Hector Souto, menyebut timnya sedang berada di jalur yang benar. Namun, juru racik strategi asal Spanyol itu menganggap skuad Garuda baru berada di pintu gerbang awal menuju kejayaan.
“Menurut saya, kami berada di jalur yang tepat. Tapi ini baru awal dari proses,” kata Hector Souto.
“Pemain kami, menurut saya, melakukan hal magis. Mereka benar-benar hebat sejak usia muda dengan kondisi yang mereka punya. Masih banyak yang harus kami lakukan. Yang kita lihat baru puncak dari piramida. Kita harus membangun [fondasi] untuk membantu mereka melesat,” ia menegaskan. (id08/cnni)

















