Pergub DOD Sumut Segera Terbit

  • Bagikan
Pergub DOD Sumut Segera Terbit
KETUM KONI Sumut John Ismadi Lubis diapit Kadisporasu H Baharuddin Siagian dan Kabid PPO Budi Syahputra, saat foto bersama narasumber dan peserta Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Keolahragaan di Hotel Grand Central, Medan, Senin (11/12). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong semua pihak untuk terlibat aktif dalam mewujudkan Desain Olahraga Daerah (DOD) Sumut yang segera diterbitkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub).

“DOD ini sebagai turunan dari Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON),” kata Kepala Dinas Pemuda dan Keolahragaan (Kadispora) Sumut H Baharuddin Siagian di Hotel Grand Central, Medan, Senin (11/12).

Dia menyatakan demikian dalam arahannya sebelum membuka “Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Keolahragaan” dengan sasaran penyusunan rancangan Desain Olahraga Daerah (DOD) sebagai pedoman pembangunan olahraga Sumut dan sukses PON XXI Aceh-Sumut 2024.

“Sumut sedang mempersiapkan Pergub yang berkaitan dengan DOD. Hari ini kita bersama semua stakeholder, baik akademisi maupun praktisi melakukan rakor, supaya dalam DOD itu bisa termaktub semua hal,” beber Bahar.

Rakor antara lain dihadiri KONI Sumut, Dispora Kabupaten/Kota se-Sumut, Pengprov Cabang Olahraga, Siwo PWI, Bapomi, Bapopsi, KORMI, NPC dan stakeholder olahraga lainnya.

Menurut Bahar, DOD menekankan perlunya mewujudkan Pergub Sumut yang mengandung pembinaan dan penghargaan terhadap atlet. Baik saat masih aktif hingga masa depannya ketika sudah pensiun sebagai patriot olahraga.

“Di situ nantinya dirangkum semua, bagaimana pendanaan dan siapa saja yang terlibat di dalamnya. Ini yang kita himpun dan kolaborasikan, sehingga menjadi peraturan gubernur dan desain yang baik,” jelasnya.

“Jadi prestasi dan pembinaan olahraga di Sumut ada garis besarnya. Supaya pembinaan itu tidak parsial atau sendiri-sendiri hingga macet di tengah jalan. Jadi harus dilakukan berkesinambungan,” pinta mantan Kadis Naker Provsu tersebut.

Sebagai narasumbernya adalah Kepala Bappelitbang Provsu diwakili Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Ika Hardina Lubis MSE, Dekan FIK Unimed Prof Dr Imran Akhmad MPd, Ketua LPPMP Unimed Prof Dr Budi Valianto MPd, dan Ketua Prodi Magister Ilmu Keolahragaan Unimed Prof Dr Rahma Dewi MPd.

Menurut Bahar, DOD sekaligus menjadi pemetaan bagi Sumut terhadap cabor andalan yang nantinya dapat mewakili Indonesia di tingkat nasional. Programnya disampaikan kepada semua yang berkepentingan, tak hanya bagi pemerintah saja.

“Kita harus realistis, tidak lagi hanya tulisan, dan tidak lagi hanya pernyataan. Tapi bagaimana kita mengimplementasikan sesuai DBON itu dengan turunannya DOD,” ujarnya lagi.

Dia pun memastikan Pergub DOD tidak berpengaruh signifikan dengan persiapan Sumut sebagai tuan rumah PON 2024. “Tapi DOD ini menjadi peta jalan bagi masa depan olahraga dan atlet Sumatera Utara,” papar Bahar.

Harapan KONI        

Sebelumnya Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis dalam sambutannya menuturkan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat dunia, seharusnya memiliki prestasi olahraga yang seimbang. Namun kenyataannya prestasi Indonesia tidak signifikan, bahkan di tingkat Asia.

“Indonesia di tingkat Asia Tenggara saja belum bisa mendominasi emas. Semoga dengan DOD ini nantinya prestasi Indonesia semakin baik dan meningkat,” harap John Lubis.

Katanya, DOD seharusnya sudah terealiasi dalam bentuk Pergub. Namun karena kesibukan Sumut mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2024, sehingga realisasinya terbengkalai.

“Akhirnya DOD kita berjalan apa adanya. Walaupun sebenarnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah punya Perda Olahraga. Kami berharap DOD ini nantinya menghasilkan manfaat bagi keolahragaan Sumut,” jelas John Lubis.

“Tapi yang terpenting bagaimana kita mempersatukan dan menyinkronkan Perda Keolahragaan dengan turunannya dari Pusat (DBON),” katanya menambahkan.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Disporasu Budi Syahputra MSi menambahkan bahwa pasca bimtek dan rakor tim koordinasi segera menggelar pertemuan unruk mempercepat Pergub DOD.

“Kemudian terbentuknya tim koordinasi DOD di Kabupaten/Kota se Sumatera Utara dan pelaksanaan program kegiatan berdasarkan Desain Olahraga Daerah (DOD) sesuai kebutuhan dan potensi di daerah masing-masing,” beber Budi.

Menurut Ketua Panitia Dra Eny Siswati, bimtek dan rakor diikuti tim koordinasi yang terdiri dari Kepala OPD jajaran Pemprovsu, Kanwil Kemenag, KONI, NPC, KORMI Sumut, Ketua Kadin Sumut, BPS Sumut, Bapomi, Bapopsi, ISORI, Siwo PWI Sumut, Pengprov Cabang Olahraga dan Induk Olahraga. (m08)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *