Kapten Persiraja Fitra Ridwan menyalami pemain PSPS Riau dalam laga terakhir putaran kedua. Waspada.id/Ist
BANDA ACEH (Waspada.id): Persiraja menutup putaran kedua di peringkat kelima klasemen Liga 2. Ini bukan sekadar posisi aman, tetapi menjadi modal strategis yang sangat menentukan menuju putaran ketiga.
Berdasarkan regulasi yang beredar di dunia maya, lima tim teratas klasemen putaran kedua akan memperoleh keuntungan kompetitif berupa jatah lebih banyak bermain di kandang.
Mengacu pada skema putaran ketiga yang dikutip dari berbagai sumber, tim yang menempati peringkat 1 hingga 5 berhak menjalani lima laga kandang dan empat laga tandang.
Sebaliknya, tim peringkat 6 hingga 10 harus puas dengan empat laga kandang dan lima laga tandang—sebuah selisih yang dapat berpengaruh besar dalam perebutan poin krusial.
Putaran ketiga sendiri akan menggunakan format home-away silang peringkat, di mana klub akan saling berhadapan berdasarkan posisi akhir klasemen putaran kedua.
Skema ini dirancang untuk menguji konsistensi sekaligus kecerdikan taktik setiap tim, karena lawan yang dihadapi memiliki spektrum kekuatan yang beragam, baik saat tampil di kandang sendiri maupun ketika bertandang.
Sebagai gambaran, tim peringkat kelima akan menghadapi lawan-lawan dari peringkat 1, 3, 6, 8, dan 10 saat bermain di kandang, sementara laga tandang akan dijalani melawan tim peringkat 2, 4, 7, dan 9.
Dengan pola ini, peta persaingan putaran ketiga sejatinya sudah bisa diproyeksikan meski jadwal resmi belum dirilis oleh operator liga.
Dengan regulasi yang sudah jelas, putaran ketiga dipastikan bukan sekadar adu stamina, tetapi juga arena pembuktian kematangan strategi, manajemen emosi, dan efektivitas memaksimalkan keuntungan kandang. (id64)
Laga Kandang:
Persiraja Vs Garudayaksa FC
Persiraja Vs Sumsel United
Persiraja Vs PSMS Medan
Persiraja Vs PSPS Riau
Persiraja Vs Sriwijaya FC
Laga Tandang
Adhyaksa FC Vs Persiraja
Bekasy City Vs Persiraja
Persikad Vs Persiraja
Persekat Vs Persiraja

















