LONDON (Waspada): Chelsea melanjutkan kisah suksesnya di masa krisis kepemilikan klub dengan menembus semifinal Piala FA seusai mengatasi tuan rumah Middlesbrough 2-0 di Riverside Stadium.
Bertandang ke markas tim pembunuh raksasa itu, Sabtu (Minggu WIB), semua gol The London Blues dicetak pada babak pertama lewat kreasi striker Romelu Lukaku (foto kanan) dan winger Hakim Ziyech.
Sukses terbaru ini langsung dijadikan manajer Thomas Tuchel (foto kiri) sebagai sarana curhat agar proses pergantian pemilik klub secepatnya dituntaskan, agar gejolak di luar lapangan segera mereda.
“Saya berharap prosesnya berjalan sesegera mungkin untuk menjernihkan situasi, Juga menenangkan suasana dan memberi semua orang pandangan ke masa depan yang lebih dekat,” tutur Tuchel , seperti dilansir Reuters, Minggu (20/3).
“Ini agar kami tahu dengan siapa kami berhadapan dan situasi apa yang akan kami hadapi. Itu yang kami harapkan,” tambah mantan pelatih Paris SG dan Borussia Dortmund tersebut.
Pemerintah Inggris saat ini mengklaim kepemilikan Chelsea sebagai salah satu bentuk sanksi terhadap konglomerat Roman Abramovich terkait invasi Rusia ke Ukraina.
Abramovich sempat mengumumkan akan menjual klub London itu, setelah menguasai dalam kurun waktu 19 tahun yang sarat trofi. Si Biru lantas menjadi objek dari beberapa tawaran pembelian, beroperasi di bawah lisensi khusus Pemerintah Inggris setelah aset Abramovich dibekukan.
Sejauh ini tiga tawaran telah diajukan untuk membeli juara Liga Champions 2020/2021 itu. Terdekat adalah konsorsium yang dipimpin pengembang properti Inggris Nick Candy, pemilik Chicago Cubs keluarga Ricketts dan pasangan Martin Broughton dan Sebastian Coe.
Bank AS Raine Group telah mengawasi proses penjualan sejak sebelum Abramovich diberi sanksi pemerintah Inggris dan menetapkan batas waktu Jumat lalu untuk penawaran yang akan dilakukan.
Tuchel sendiri sudah menepis kabar yang menyebutkan dia akan meninggalkan Stadion Stamford Bridge di tengah ketidakpastian masa depannya. Pria Jerman itu menyatakan berkomitmen penuh kepada The Blues dan bersedia beradaptasi dengan tuntutan pemilik baru.
Setelah meloloskan London Blues ke semifinal Piala FA, Tuchel akan mempersiapkan timnya menghadapi Real Madrid pada laga perempatfinal Liga Champions.
“Apakah Anda merasa saya kurang berkomitmen kepada klub atau kurang terlibat dengan klub? Sama sekali tidak. Saya senang berada di sini dan bekerja untuk Chelsea,” tegas Tuchel.
“Klub ini memiliki semua yang saya butuhkan agar bahagia. Kami punya banyak alasan untuk bertahan dalam momen ini dan itulah yang kami lakukan,” tambahnya.
Dia mengatakan ketakutan dan ketidakpastian itu normal dalam situasi tim seperti saat ini. “Saya pekerja dan saya siap memainkan peran saya dan beradaptasi. Mari kita lihat apa yang bakal terjadi,” jelasnya.
“Pemilik baru tidak ada di sini dan gagasan-gagasan belum ada. Kita tak tahu apa yang akan terjadi, jadi mari kita seberangi sungai ini mumpung ada di jembatan. Semoga mereka senang menang, itu akan menjadi nilai tambah,” katanya lagi.
Dia pun membuktikan komitmen dan klaimnya bahwa Si Biru tetap tampil maksimal di Riverside. Gelandang Mason Mount yang memotori sukses Blues dengan dua assist untuk gol Lukaku menit 15 dan Ziyech menit 31.
“Semua orang bekerja keras mewujudkannya dan itu telah berlalu. Kini kami ingin meminimalkan waktu perjalanan dan memaksimalkan waktu untuk pemulihan guna mengurangi risiko cedera,” pungkas Tuchel. (m08/rtr/espn)












