OlahragaPSMS Medan

Sempat Unggul, PSMS Dikalahkan Garudayaksa

Sempat Unggul, PSMS Dikalahkan Garudayaksa
Kecil Besar
14px


Pemain PSMS (hijau) membawa bola dibayangi pemain Garudayaksa pada laga kedua tim di Stadion Pakansari, Bogor. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada.id): Garudayaksa FC memaksa PSMS menyerah 1-2 pada laga Liga Championship di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1).

Tuan rumah mencetak gol pada babak pertama lewat sundulan Everton, namun dianulir wasit setelah VAR menilai terjadi pelanggaran oleh Everton terhadap pemain PSMS Erwin Gutawa.

PSMS justru unggul lebih dulu pada menit ke-71 melalui sundulan Felipe Cadenazzi yang menyambar sepak pojok Dani Saputra.

Garudayaksa membalas pada menit ke-79 ketika Everton menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan setelah memanfaatkan tendangan bebas.

Saat berupaya mempertahankan hasil imbang demi meneruskan tren positif, PSMD lengah pada masa injury.

Pemain pengganti Taufik Hidayat mencetak gol kemenangan pada menit 90+4 untuk memastikan Garudayaksa menang 2-1.

“Pertandingan ini seru dan tidak mudah. Setelah kita unggul 1-0, tentunya tuan rumah mengejar ketertinggalan dengan memasukkan dua striker. Seharusnya kita tetap fokus, karena kalau unggul tapi tidak fokus, kita bisa kebobolan,” kata pelatih PSMS Eko Purdjianto setelah laga.

Ia menambahkan, gol balasan Garudayaksa lebih karena pemain PSMS kehilangan fokus.

“Gol-gol tadi terjadi dari transisi menyerang ke bertahan yang kurang siap. Ini jadi evaluasi ke depan. Masih ada pertandingan selanjutnya dan kami harus lebih siap meski hasil ini sangat menyedihkan, tapi inilah sepak bola,” katanya.

Terkait beberapa kali penghentian laga akibat pengecekan VAR, Eko menyatakan menerima keputusan wasit. Namun dia menilai, “penundaan itu sedikit banyak menurunkan fokus pemain, sangat disayangkan.”

Ia menyoroti perubahan mental pemain setelah gol pembuka. “Setelah unggul, pemain sedikit khawatir mempertahankan kemenangan, sebaliknya tuan rumah justru semakin ‘on’ untuk membalikkan keadaan. Seharusnya fokus sampai menit terakhir,” lanjut Eko.

Sementara itu, pemain PSMS Nazar Nurzaidin tak menutupi rasa kecewanya.
“Secara pribadi saya akan introspeksi dan evaluasi diri. Setelah kembali ke Medan, kami harus fokus menatap pertandingan ke depan agar bisa meraih tiga poin,” ujarnya. (id08/ant)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Olahraga

BEKASI (Waspada.id): PSMS Medan gagal memenuhi target mencuri poin pada pertandingan pekan ke-21 Liga 2 Indonesia 2025/2026 di markas FC Bekasi City, Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (28/2/2026) malam WIB. Skuad…

Olahraga

BEKASI (Waspada.id): PSMS Medan siap merusak rekor belum terkalahkan di kandang dalam pertandingan pekan ke-21 Liga 2 Indoneisa di Stadion Patriot Chandrabhaga, Sabtu (28/2/2026) malam pukul 20.30 WIB. Tuan rumah…

Olahraga

TEGAL (Waspada.id): PSMS Medan harus mengakui keunggulan tuan rumah Persekat Tegal dengan skor 0-2 pada pertandingan kedua putaran ketiga Liga 2 Indonesia di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2/2026) malam…

Olahraga

MEDAN (Waspada.id): Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan timnya sudah siap berjuang maksimal demi meraih kemenangan saat melawan tuan rumah Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Slawi, Tegal, Sabtu (21/2/2026) malam…

Olahraga

MEDAN (Waspada.id): Bermodalkan dua kemenangan pada dua laga terakhir, skuad PSMS Medan sarat motivasi tinggi jelang menghadapi Persekat Tegal pada Sabtu (21/2) malam. Terakhir, PSMS menumbangkan Sumsel United dengan skor…