Olahraga

Sepakbola Aceh Menolak Menyerah: Babak 8 Besar Liga 4 Akhirnya Bergulir Di Blang Paseh

Sepakbola Aceh Menolak Menyerah: Babak 8 Besar Liga 4 Akhirnya Bergulir Di Blang Paseh
Kecil Besar
14px

Wakil Ketua Umum PSSI Aceh, Irfansyah. Waspada.id/Ist

BANDA ACEH (Waspada.id): Stadion Blang Paseh hari ini tidak hanya menjadi saksi duel si kulit bulat. Lebih dari itu, stadion bersejarah di Sigli ini menjadi monumen ketangguhan masyarakat Aceh.

Setelah sempat ‘dipaksa’ berhenti oleh hantaman bencana yang memutus ritme kompetisi sejak babak 16 besar, babak 8 Besar Liga 4 (Liga 3) Regional Aceh akhirnya resmi digulirkan kembali hari ini.

Jeda panjang yang menyiksa penantian para pecinta bola kini tuntas. Lapangan hijau kembali menjadi tempat pelampiasan energi positif bagi delapan tim terbaik yang tidak membiarkan semangatnya padam tertimbun lumpur bencana.

Grup E yang dihuni Al Farlaky FC, Persas Sabang, PSST Simpang Tiga, dan Kuala Nanggroe FC, serta Grup F yang mempertemukan PSAP Sigli, PSAB Aceh Besar, PSGL Gayo Lues, dan Persabar, kini siap membuktikan bahwa mereka adalah para pejuang yang mampu menjaga performa di tengah situasi sulit.

Wakil Ketua Umum PSSI Aceh, Irfansyah, memantau atmosfer di Blang Paseh, Selasa (31/03/2026) menegaskan bahwa kembalinya kompetisi ini adalah kemenangan mental bagi seluruh insan bola di Aceh.

Menurutnya, bencana mungkin bisa merombak jadwal kita, tapi ia tidak punya kuasa untuk memadamkan gairah sepak bola di tanah ini. Jeda panjang kemarin adalah ujian kesabaran yang luar biasa bagi pemain, pelatih, dan ofisial.

“Hari ini, saat peluit kick-off dibunyikan, kita sedang mengirim pesan ke seluruh penjuru: Bahwa Aceh selalu punya cara untuk kembali berdiri tegak,” ujar sosok yang akrab disapa Dek Fan ini.

Bagi Irfansyah, konsistensi delapan tim kontestan yang tetap mampu menjaga stabilitas tim di tengah ketidakpastian adalah bukti bahwa profesionalisme mulai mengakar kuat di kasta amatir Aceh.

Ia memposisikan PSSI Aceh bukan hanya sebagai penyelenggara, tapi sebagai penjaga marwah dari setiap keringat yang jatuh di lapangan.

“Saya meminta setiap tim membayar lunas penantian masyarakat dengan permainan yang bersih dan bernyali. Jangan ada ruang untuk drama di luar teknis. Di Blang Paseh ini, kita tidak hanya mencari juara, tapi kita sedang merawat harapan masyarakat yang baru saja melewati masa sulit. Jadikan setiap gol sebagai energi kebangkitan kita bersama,” jelasnya.

Kembalinya keriuhan di tribun Blang Paseh diharapkan menjadi katalisator bagi pemulihan psikologis warga terdampak. Dengan kembalinya Liga 4, Aceh sekali lagi membuktikan bahwa sepak bola adalah instrumen pemersatu yang paling ampuh saat keadaan sedang tidak baik-baik saja.

“Pertarungan di Grup E dan F hari ini menjadi babak baru bagi ambisi Aceh untuk kembali menembus panggung nasional dengan kepala tegak,” imbuh Irfansyah yang juga Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPR Aceh ini. (Id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Olahraga

Pemain PSAP Sigli berebut bola dengan pemain PSST dalam laga pembuka Grup C Liga 4 Aceh di Stadion Blang Paseh. Waspada.id/ Muhammad Riza SIGLI (Waspada.id): Kemenangan 4–0 PSAP Sigli atas…

Olahraga

Presiden Klub PSST Simpang Tiga, Muzakir, memberikan sambutan pada acara peluncuran tim menuju Liga 4 Aceh, didampingi unsur muspika dan jajaran pengurus klub.Jumat (14/11). Waspada. Id/ Muhammad Riza SIGLI (…

Olahraga

Pengurus PSBL saat melakukan audiensi dengan Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE beberapa waktu lalu. Waspada.id/Ist LANGSA (Waspada.id): Ketua Umum PSBL, H. Hasan Basri, SH, MH didampingi Bendahara Umum…

Olahraga

Waketum PSSI Aceh, Irfansyah. Waspada/ist LANGSA (Waspada): Asprov PSSI Aceh resmi menetapkan Aceh Selatan, Aceh Barat Daya (Abdya), Bireuen dan Aceh Tamiang sebagai tuan rumah cabor sepakbola Pra Pekan Olahraga…