Olahraga

Sisa Drama La Pulga

Sisa Drama La Pulga
Kecil Besar
14px

DI tengah meronanya selebrasi La Albiceleste dengan tokoh sentral La Pulga yang diproyeksikan Alang Bobal sebagai juara serta pemain terbaik, pihak konsorsium merana akibat anjloknya taruhan.

Pembelian data prediksi diam diam melibatkan Koko Chie Pit, Kanjeng Kuntet dan Ki Selo jadi bumerang setelah mereka memilih tebakan Pak Tongat Prancis menang 2-3 untuk memasang taruhan besar besaran.

Tebakan Alang Bobal untuk kemenangan Argentina 3-2 fulltime pun meleset, tapi ramalannya Kylian Mbappe Top Scorer dan Lionel Messi the Best Player dikabulkan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Di pihak Korporasi Tangkahan Alang Bobal, selain Incek Suib yang membela La Albiceleste di saat dikalahkan Arab Saudi salah satunya Alang Bobal. “La Pulga mancari modal. Kakalahan dari Arab Saudi jadi modal nan kuat untuk juaro. Ibarat dramo, La Pulga artis papan atas bah, La Albiceleste rombongan sirkus paling handal,” begitu kata Alang Bobal ketika itu dan mendapat cemoohan dari kalangan Korporasi Tangkahan Alang Bobal.

Alang Bobal melihat kekalahan dari Arab Saudi dengan terbalik di mana juara Copa jawara Amerika Selatan ini pantas mendapatkan peran sebagai juara dunia. Film pun terus berputar La Albiceleste juara grup dan seterusnya sampai seluruh lensa kamera tertuju ke artis Tango di malam penutupan nan indah Piala Dunia.

Kemenangan dramatis atas Prancis setelah memimpin 2-0 sekonyong konyong disamakan Mbappe 2-2 sampai akhirnya drama adu pinalti yang menakjubkan mendorong penilaian Alang Bobal tentang keartisan La Pulga semakin sempurna. Bahwasanya hal ini tak sekedar kompetisi sepakbola akan tetapi Piala Dunia bak industri film drama kolosal. Alang Bobal memahami ini di tengah kalangannya yang mencoba kajian analisa tehnis, sentimen dan idolaisasi yang sesat.

Ditambah pula sejumlah orang yang berkalkulasi memakai dasar analisa pasar taruhan gelap sepakbola yang berserakan di dunia maya antah barantah.

Drama La Pulga berakhir semalam di Doha Qatar, Alang Bobal dan Pak Tongat pun mencapai ikrar mengubur semua dengan rapat teratur agar menjadi pohon sportifitas yang subur guna memagari kecerdasan berpikir, bertindak dan membangun silaturahmi.

“Siapkan mental baik baik, kita songsong Piala AFF,” tukas Pak Tongat setelah salam komando dengan Alang Bobal disaksikan kalangan korporasi tangkahan.

“Yang juaro Argentino, kito harus dapat bagian, mamparkuat ikatan, mambiasokan parbedaan pandapat sabagai pondasi silaturahmi nan hakiki. Mauliate godang songoni ate, ahoiiiii,” tukas Alang Bobal.

“Mejuah juah,” sambut Pak Tongat. •Nurkarim Nehe

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Olahraga

MILAN (Waspada.id): Pelatih Napoli Antonio Conte terbuka untuk kembali melatih timnas Italia yang baru saja gagal bermain di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun sejak kegagalan pada edisi 2018….

Olahraga

Vincenzo Montella membantu Turki lolos ke Piala Dunia 2026. AFP JAKARTA (Waspada.id): Tiga pelatih asal Italia melangkah ke Piala Dunia 2026 meski Gli Azzuri, julukan timnas Italia, sedang merana. Timnas Italia harus…

Olahraga

Gianluigi Buffon mundur dari Timnas Italia. Reuters MILAN (Waspada.id): Gianluigi Buffon mengumumkan mundur dari perannya sebagai kepala delegasi Timnas Italia sesaat setelah Gabriele Gravina meletakkan jabatan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC)….

Olahraga

TIMNAS Italia sudah tiga kali gagal ke Piala Dunia secara beruntun. Reuters JAKARTA (Waspada.id): Sejumlah tim-tim favorit gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan harus absen dalam turnamen sepakbola terbesar sejagad….