Suporter Minta Evaluasi Pelatih PSMS

  • Bagikan
Suporter Minta Evaluasi Pelatih PSMS
Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): PSMS Medan lolos ke babak 12 besar Liga 2 musim 2023/2024 setelah bermain imbang 2-2 dengan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Pelembang, Minggu (17/12).

Meski lolos, suporter tetap meminta agar Pelatih PSMS, Miftahudin Mukson (foto) dievaluasi. Suporter menilai PSMS lolos ke babak 12 besar lebih karena keberuntungan, bukan karena strategi pelatih. Sebab, sebelumnya Ayam Kinantan sempat membuang dua kesempatan lolos yakni melawan Semen Padang dan PSPS Riau.

“Kalau kita mau jujur, PSMS lolos karena keberuntungan, bukan karena strategi pelatih. Saat melawan Sriwijaya FC, kita sempat tertekan setelah tertinggal. Beruntung, PSMS mampu mempertahankan hasil imbang hingga pertandingan selesai,” ujar Ketua PSMS Fans Club, Hendra Sihalolo di Medan, Senin (18/12).

Hendra mengaku sudah melihat bagaimana permainan PSMS selama ditangani Miftahudin Mukson. Menurutnya, pelatih berusia 50 tahun itu tidak cocok menangani PSMS, khususnya di babak 12 besar.

“Kalau kita lihat dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Miftah tidak memiliki strategi jitu. Buktinya saat melawan PSPS, PSMS gagal menang meski bermain di kandang sendiri,” tegasnya.

Ia mengaku kesal dengan Mitfahudin Mukson. Sebelumnya saat membutuhkan kemenangan melawan PSPS, dia justru memilih mengikuti kursus Lisensi AFC Pro.

“PSMS sedang membutuhkan kemenangan, tapi dia justru pergi kursus. Dia sepertinya kurang serius melatih PSMS,” tegasnya.

Hendra juga meminta agar manajemen melakukan evaluasi terhadap pelatih. Sebab, jika tetap bermain seperti babak sebelumnya, maka PSMS bakal kesulitan berbicara di babak 12 besar.

“Kita memang sedang dilema. Kalau pelatih dipecat, babak 12 besar sudah dekat. Tapi kalau tetap seperti ini, PSMS lolos ke Liga 1 hanya akan mimpi. Jadi kami minta agar manajemen melakukan evaluasi dan membuat keputusan terbaik,” sarannya.

Sedangkan di media sosial, kritikan kepada Miftahudin Mukson juga muncul. Bahkan ada yang mendesak agar PSMS melakukan pergantian pelatih.

PSMS lolos ke babak 12 Besar dengan mengantongi 17 poin dari 12 laga dan finis di urutan ketiga grup 1. Sedangkan Sriwijaya FC yang menjadi pesaing utama PSMS, tetap di peringkat 4 dengan 14 poin.

        Dari 12 laga, PSMS dengan tiga kali menang, delapan kali seri dan sekali kalah. Tiga kemenangan didapat dari tim kontestan Liga 2 asal Sumut yaitu dua kali dari PSDS dan sekali dari Sada Sumut FC.

Pelatih PSMS Miftahuddin Mukson memuji kerja keras anak asuhnya. “Terima kasih kepada pemain yang telah kerja keras. Hari ini luar biasa dengan berbagai macam halangan yang didapatkan, kami akhirnya bisa lolos 12 Besar,” katanya usai pertandingan.

            “Terima kasih juga kepada manajemen yang sudah mendukung. Keberhasilan ini kami dedikasikan buat mereka dan mudah-mudahan di babak selanjutnya kami bisa berikan progres yang lebih baik,” ungkapnya pada sesi temu pers usai laga. (m33)

  • Bagikan