Syamsul Adhar Pimpin TI Asahan

  • Bagikan
Syamsul Adhar Pimpin TI Asahan
KETUA Harian Pengprov TI Sumut Muhammad Rifa'i bersama Ketua KONI Asahan Harris ST pose bersama Ketua TI Asahan terpilih Syamsul Adhar. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Syamsul Adhar terpilih aklamasi menjadi Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Asahan periode 2024-2024 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) di PCR Kafe Kisaran, Jl. Panglima Polem, Senin (15/1).

Muskab melibatkan 11 dojang (Teger, Knight, MTSN, Elektrik, GCC, Wone Reborn, Tribrata, Badi, Meranti, Kick Dragon, dan SB Club) di bawah naungan TI Asahan.

Ketua KONI Asahan, Harris ST, dalam sambutannya saat pembukaan Muskab menuturkan Muskab merupakan bagian dari menjalankan AD/ART organisasi dalam upaya melahirkan atlet berprestasi.

“Siapa pun yang terpilih tentunya adalah orang yang terbaik dan bisa memajukan olahraga taekwondo di Asahan,” jelas Harris.

Ketua Harian Pengprov TI Sumut, Muhammad Rifa’i, berharap Muskab bisa memilih Ketua TI Asahan yang mampu menjalankan tiga program kesuksesan (sukses organisasi, sukses prestasi dan sukses silaturahim).

“Siapa pun nantinya yang terpilih menjadi Ketua TI Asahan, utamakan kesuksesan dan kekompakan pengurus. Agar prestasi yang ingin kita raih dapat tercapai,” jelasnya.

Syamsul Adhar merupakan Plt Ketua TI Asahan Periode 2019-2023. Dia maju tanpa ada saingan dan duduk secara aklamasi dengan tim formatur Agus Ramanda dan Agung Irwanto. Dirinya berkomitmen menghadirkan pembinaan yang lebih baik agar atlet taekwondo Asahan dapat berprestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tapi tingkat provinsi dan nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, panitia pelaksana dan dukungan dari Pengprov Sumut, KONI dan pengurus dojang yang mempercayakan Taekwondo Asahan kepada saya,” jelas Adhar.

Adhar mengatakan akan menjalan program tiga sukses untuk menjadikan taekwondo lebih baik dan tentunya semua itu perlu dukungan semua pihak terkait, sehingga program ini bisa berjalan dengan baik.

“Karena dengan tim yang solid, akan tercipta budaya kerja yang baik, saling melengkapi, memberi masukan dan bergerak bersama mengembangkan bakat atlet,” jelasnya. (a02/a19/a20)

  • Bagikan