Intagram PSMS
ADLIN Cahya sudah menjalani latihan bersama PSMS Medan. Dia menjadi salah satu pemain yang menjadi rekrutan terbaru Ayam Kinantan. Intagram PSMS
MEDAN (Waspada.id): PSMS Medan kembali menambah kekuatan tim dengan merekrut empat pemain baru. Dari jumlah pemain tersebut, tiga di antaranya merupakan pemain muda yang didatangkan dari Dewa United. Satu nama yang telah diumumkan ke publik adalah Adlin Cahya.
Pengumuman perekrutan Adlin disampaikan manajemen Ayam Kinantan melalui akun Instagram resmi PSMS pada Kamis (8/1). Gelandang muda tersebut diharapkan mampu menambah kedalaman lini tengah PSMS yang tengah dibenahi menghadapi persaingan ketat.
Adlin Cahya merupakan putra asli Sumatera Utara. Pemain kelahiran 6 Mei 2004 itu berasal dari Paya Bakung, Kabupaten Deliserdang. Karier sepakbolanya mulai menanjak ketika merantau dan bergabung dengan Dewa United U-20 pada periode 2022–2023.
Berkat performa konsisten di level usia muda, Adlin kemudian menjejakkan kaki di level profesional bersama PSKC Cimahi pada Liga 2 musim 2023. Klub tersebut selanjutnya bertransformasi menjadi Garudayaksa FC pada musim 2026 dan Adlin tetap menjadi bagian penting dalam skuad.
Pada musim lalu, Adlin sukses merebut tempat utama di PSKC Cimahi dengan tampil dalam 14 pertandingan. Sementara pada musim ini bersama Garudayaksa FC, ia telah mencatat 11 penampilan, menyumbang satu gol serta membukukan total 555 menit bermain.
Kehadiran Adlin di PSMS diharapkan tidak hanya menambah opsi di lini tengah, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang klub dengan mengandalkan talenta lokal muda asal Sumatra Utara. Manajemen PSMS pun masih berencana mengumumkan tiga rekrutan lainnya.
Pelatih Baru
Sebelum mengumumkan merekrut empat pemain baru, manajemen PSMS Medan juga telah mengenalkan pelatih baru yakni Eko Purdjianto. PSMS Medan resmi menunjuk Eko Purdjianto sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Kas Hartadi.
Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi melalui unggahan akun Instagram PSMS Medan, Rabu (7/1). Penunjukan Eko Purdjianto menjadi langkah lanjutan manajemen PSMS dalam upaya membenahi performa tim berjuluk Ayam Kinantan agar mampu bersaing di papan atas dan menjaga peluang promosi ke Super League.
Presiden PSMS, Fendi Jonathan, mengungkapkan bahwa keputusan menunjuk Eko Purdjianto telah melalui pertimbangan matang. Menurutnya, Eko merupakan sosok pelatih muda yang memiliki jam terbang cukup baik dan rekam jejak yang menjanjikan.
Eko Purdjianto diketahui memiliki pengalaman melatih di sejumlah klub dan tim nasional. Karier kepelatihannya diawali sebagai asisten pelatih PSIS Semarang. Ia juga pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-22. Eko sempat berkiprah di Bali United sebagai asisten pelatih hingga pelatih interim, sebelum dipercaya menjadi pelatih kepala Persis Solo.
“Karena satu, beliau masih muda tapi punya jam terbang yang cukup bagus. Pernah pegang klub, magang di Timnas. Walau waktu itu sebagai asisten pelatih, tapi dia pernah pegang Timnas,” ujar Fendi Jonathan.
Selain faktor pengalaman, Fendi menilai Eko Purdjianto memiliki kecocokan dengan filosofi dan strategi permainan yang ingin diterapkan PSMS. Ia juga menekankan aspek integritas sebagai nilai penting dalam memilih sosok pelatih.
“Dia cocok dengan filosofi dan strateginya, bagus. Orangnya juga jujur, tidak neko-neko, bukan yang jual pertandingan atau beli pertandingan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fendi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan target yang jelas kepada Eko Purdjianto sejak awal. Pelatih anyar PSMS itu diminta mampu memaksimalkan sisa pertandingan di putaran kedua dan ketiga Pegadaian Championship.
“Harapannya pasti, saya sudah bicara bahwa dia harus punya target dengan sisa pertandingan di putaran kedua dan ketiga. Dia harus bisa melihat posisi kita dengan komposisi pemain yang ada sekarang maupun pemain baru yang akan datang nanti,” jelas Fendi. (id08)

















