Olahraga

Tantangan Berat Pebulutangkis Indonesia

Tantangan Berat Pebulutangkis Indonesia
Kecil Besar
14px

GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi salah satu andalan Indonesia di Malaysia Open 2026. PBSI

JAKARTA (Waspada.id): Hasil undian BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 menempatkan wakil Indonesia menghadapi tantangan berat sejak babak pertama turnamen pembuka kalender bulutangkis dunia di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 6–11 Januari.

Indonesia mengirim sembilan wakil yang tersebar di lima sektor. Sejumlah wakil harus langsung berhadapan dengan unggulan, sementara sektor ganda putra dipastikan menyajikan pertemuan sesama wakil Indonesia di laga pembuka.

Pada sektor tunggal putra, Jonatan Christie yang berstatus unggulan keempat akan mengawali langkah menghadapi wakil Taiwan Lee Chia-hao.

Jonatan memiliki catatan pertemuan yang menguntungkan setelah meraih kemenangan pada tiga duel sebelumnya. Ia mengalahkan Lee pada Hong Kong Open 2023 dengan skor 21-19, 21-18, kemudian kembali menang pada Arctic Open 2025 dengan skor serupa. Pada pertemuan terakhir di Korea Open 2025, Jonatan menang melalui laga tiga gim 22-20, 15-21, 21-15.

Berdasarkan hasil undian, Jonatan berada satu bagan dengan unggulan kedelapan asal Jepang Kodai Naraoka dan berpeluang bertemu di perempat final.

Sementara itu, tunggal putra Indonesia lainnya Alwi Farhan langsung mendapat ujian berat dengan menghadapi unggulan ketujuh asal Prancis Alex Lanier.

Di sektor tunggal putri, Indonesia hanya menurunkan Putri Kusuma Wardani. Putri akan menghadapi wakil Jepang Manami Suizu pada babak pertama. Putri memiliki modal positif setelah meraih kemenangan pada pertemuan sebelumnya di Macau Open 2024 dua gim langsung.

Sektor ganda putra kembali menjadi andalan Indonesia dengan menurunkan tiga pasangan. Hasil undian memastikan terjadinya “perang saudara” pada babak pertama antara pasangan nonpelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dan duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Pertemuan ini memastikan satu wakil Indonesia tersingkir lebih awal.

Unggulan keenam Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi duet Taiwan Fang Chih Lee/Fang Jen Lee. Laga ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan.

Fajar memiliki pengalaman menghadapi duet Taiwan tersebut saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, dengan catatan lima kemenangan dari tujuh pertemuan.

Pada sektor ganda putri, Indonesia hanya diwakili pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Mereka akan mengawali langkah menghadapi wakil India Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela. Ana/Trias memiliki modal positif setelah menang atas pasangan India tersebut pada Australian Open 2025 dengan skor 21-10, 21-14..

Namun, jalan Ana/Trias diprediksi tidak mudah. Berdasarkan hasil undian, mereka berpotensi menghadapi unggulan kedua asal Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan pada babak kedua.

Selain itu, Ana/Trias juga berada di bagan bawah yang dihuni unggulan keenam asal Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee, yang berpeluang menjadi lawan di perempat final. Malaysia Open 2026 menjadi debut Ana/Trias sebagai pasangan di level Super 1000.

Sektor ganda campuran juga menghadirkan tantangan berat bagi Indonesia. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu langsung berhadapan dengan unggulan keempat asal Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

Pasangan Indonesia belum pernah meraih kemenangan dari enam pertemuan sebelumnya, termasuk kekalahan di Indonesia Masters, Japan Open, Kejuaraan Dunia, China Masters, Australian Open, hingga BWF World Tour Finals 2025.

Meski demikian, peluang kejutan tetap terbuka mengingat sebagian besar pertemuan sebelumnya berlangsung ketat hingga tiga gim.

Wakil Indonesia lainnya, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, akan menghadapi pasangan Prancis Julien Maio/Lea Palermo pada laga pembuka, yang menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan.

Indonesia terakhir kali meraih gelar juara Malaysia Open pada 2023 melalui pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang di final mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 21-18, 18-21, 21-13. (id08/ant/pbsi)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Olahraga

TIM bulutangkis Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2025 dengan manyabet total 3 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu. PBSI 🔗 Baca Juga Tantangan Berat Pebulutangkis Indonesia BANGKOK (Waspada.id):…

Olahraga

PEBULUTANGKIS putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya usai memenangi gim ketiga dengan mengalahkan pebulutangkis Malaysia Justin Hoh pada final bulutangkis beregu putra SEA Games 2025 di…

Olahraga

GANDA putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani saat melawan wakil Singapura Eng Keat Wesley Koh/Junsuke Kubo pada partai kedua semifinal beregu putra SEA Games 2025 di Gymnasium 4…

Olahraga

JAKARTA (Waspada.id): PP PBSI memasang target satu medali emas di SEA Games 2025. Putri Kusuma Wardani jadi tumpuan untuk mewujudkan target tersebut. SEA Games 2025 bakal jadi ujian bagi Tim…