Olahraga

Tim Indonesia Bersiap Lebih Awal Menuju All England

Tim Indonesia Bersiap Lebih Awal Menuju All England
Kecil Besar
14px


Atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga di All England bakal menjalani aklimatisasi sebelum berlaga. PBSI


JAKARTA (Waspada.id): Atlet-atlet badminton Indonesia bakal tiba di Inggris lebih awal guna melakoni persiapan menuju kejuaraan legendaris All England.

Turnamen badminton tertua di dunia itu kembali akan diselenggarakan tahun ini, tepatnya pada 3-8 Maret. Lebih kurang sepekan sebelum All England 2026 dimulai, atlet Indonesia dijadwalkan sudah tiba di Inggris.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan persiapan dilakukan secara terukur dan menyeluruh dengan menitikberatkan pada kesiapan fisik, teknis, mental, serta adaptasi terhadap kondisi lokasi pertandingan yang berada di kawasan Eropa.

“Aklimatisasi menjadi faktor krusial. Tim akan menjalani program aklimatisasi pada 24-28 Februari 2026 di Milton Keynes, yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham. Selanjutnya, pada 1 Maret, tim akan berpindah ke kota Birmingham agar para atlet memiliki waktu adaptasi yang optimal dengan venue pertandingan,” ujar Eng Hian, Minggu (22/2).

Dengan persiapan menyeluruh dan fokus penuh, Indonesia menargetkan minimalkan satu gelar juara pada All England 2026

Ada 13 wakil Indonesia yang akan berlaga di Birmingham. Jonatan Christie dan Alwi Farhan tampil di sektor tunggal putra, sementara Putri Kusuma Wardani jadi andalan tunggal putri.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat bakal berlaga di sektor ganda putra.

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi bakal tampil di sektor ganda putri.

Sementara ganda campuran mengandalkan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Indonesia kali terakhir membawa pulang gelar dari All England adalah pada 2024 melalui Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pada tahun lalu, Leo/Bagas menjadi wakil terbaik Merah Putih dengan status runner up. (id08/cnni)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Olahraga

Putri Kusuma Wardani menelan kekalahan di final Swiss Open 2026. PBSI BASEL (Waspada.id): Putri Kusuma Wardani gagal jadi juara Swiss Open 2026 usai takluk dari wakil Thailand, Supanida Katethong 11-21,…

Olahraga

BASEL (Waspada.id): Indonesia berpeluang meraih dua gelar juara Swiss Open 2026 melalui perjuangan Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani. Partai final Swiss Open 2026 akan dimainkan di St Jakobshalle, Basel, Swiss pada…

Olahraga

Bobby/Melati mundur dari Swiss Open 2026. PBSI JAKARTA (Waspada.id): Ada dua wakil Indonesia yang mundur dari Swiss Open 2026. Dua wakil yang mundur adalah Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine dan…

Olahraga

JAKARTA (Waspada.id): Marcus Fernaldi Gideon resmi menginjak usia 35 tahun pada Senin (9/3). Marcus Gideon serius mempertimbangkan comeback jadi pemain. Marcus Gideon sudah gantung raket pada 2024 lalu. Setelah dua…