Warkop TB Tahan WAFF 1-1

  • Bagikan
Warkop TB Tahan WAFF 1-1

Tim Warkop Kota Tanjungbalai (berdiri) dan Wartawan Asahan Football&Futsal (depan) pose sebelum laga Rabu (27/12) di Stadion Mutiara Kisaran. Waspada/Ist

KISARAN (Waspada): Tim Wartawan Asahan Football & Futsal (WAFF) harus mengakui keperkasaan tamunya Warkop Tanjung Balai mampu menahan tuan rumah 1-1 (1-0) dalam laga persahabatan akhir tahun di Stadion Mutiara, Rabu (27/12).

Sejak wasit Darwis meniupkan pluit kickoff WAFF yang dimotori Andre, Iman dan Fahrurozi langsung menekan pertahanan Warkop FC yang bermarkas di Kampung Baru Kota Tanjung Balai ini, lewat permainan panjang diselingi wallpass akurat,manis dan cepat.

Lini bawah tim Warkop dikawal Ucu, Ica, Niril serta Yadi bermain sapu bersih.
Mendapat perlawanan sengit itu, WAFF merubah strategi permainan lewat permainan satu dua yang dikendalikan gelandang serang Acong , Ucok serta Wawan menciptakan peluang gol berkali-kali namun terbuang percuma.

Di menit 36 Fahrurozi penyerang lincah WAFF terlepas dari kawalan pemain bawah Warkop, solorunnya meliuk melewati beberapa pemain lalu memberikan umpan matang kepada Indra Sikumbang yang sudah berdiri bebas serta merta mencocorkan bola ke gawang Warkop.

Setelah tertinggal 1-0 ritme permainan Warkop meningkat sehingga lapis bawah WAFF Andre, Iman, Wawan harus bermain keras untuk menghalau serangan berbahaya itu.

Tekanan Warkop membuahkan hasil di menit 5, Ricky yang lepas dari kawalan pemain bawah WAFF berhasil menggetarkan jalan scuad WAFF lewat tendangan keras menyusur tanah, sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-1 sampai bubaran.

“Kita terus mencoba materi pemain baru dan terus dilakukan evaluasi, perbaikan perbaikan tentu kita lakukan sampai terlihat jelas materi oldcrack dan prestasi,” ujar pelatih WAFF Mariadi didampingi Manejer Tim Dony Nasution usai laga.

Dony Nasution menambahkan WAFF digagas wartawan sepuh Nurkarim Nehe dengan konsep terbuka bagi semua wartawan pesepakbola dan futsal tanpa identitas organisasi pers.

“Di WAFF inilah berkumpulnya wartawan dari latar belakang organisasi berbeda sekaligus berinteraksi dengan pesepakbola non wartawan. Ini laga kedua sejak WAFF terbentuk,”tukas Dony. (a02-a19-a20)


  • Bagikan