Yakin Kans Kampiun MU

  • Bagikan

LONDON (Waspada): Bek sayap Luke Shaw (foto kanan), para pemain beserta jajaran manajemen Manchester United sangat yakin untuk menjuarai Liga Champions 2021/2022.

“Sebagai tim, kami yakin bisa juara Liga Champions. Tidak banyak orang di luar akan berpikir demikian, beberapa bahkan berpikir saya bodoh karena mengatakan itu,” klaim Shaw melalui Manchester Evening News, Jumat (18/2).

Kans kampiun Si Setan Merah sangat diragukan, terutama karena saat ini sedang terpuruk di arena domestik. The Red Devils malah tengah dilanda krisis kepercayaan diri, sehingga tidak konsisten mendulang kemenangan.

Hal itu terlihat dari catatan pertandingan tim besutan Ralf Rangnick yang hanya menang satu kali dari tiga laga Liga Premier terakhirnya. MU pun hanya menduduki peringkat empat dengan kemasan 43 piin dari 25 pertandingan.

The Red Devils juga secara mengejutkan disingkirkan tim divisi bawah Middlesbrough pada ajang Piala FA 2021/2022.

“Saya yakin semua orang di ruang ganti dan manajemen juga begitu. Semua memiliki kepercayaan diri bahwa kami bakal mendapat trofi Liga Champions tahun ini,” tegas Shaw.

“Sekarang kami perlu mengambil momentum, mendapatkan hasil dan terus bermain baik,” tekad bek Inggris tersebut.

Di babak 16 besar Liga Champions 2021/2022, United lebih dulu bakal dijamu Atletico Madrid pada leg1 di Wanda Metropolitano, Madrid, Kamis (24/2) dinihari mulai pkl 0300 WIB.

Kiper MU David De Gea (foto kiri), merasa sangat aneh karena akan menghadapi El Atleti yang telah membesarkan namanya.

“Sulit menjelaskan apa yang akan saya rasakan. Tetapi untuk sekarang saya mengatakan sungguh kebetulan kami mendapatkan Atletico,” kata De Gea.

“Itu perasaan yang sulit dijelaskan, setelah bertahun-tahun kembali ke Wanda lagi untuk main melawan Atletico. Memang akan jadi perasaan yang sangat aneh,” tambah kiper Spanyol berumur 31 tahun tersebut.

De Gea menimba ilmu dari Akademi Atletico sejak level junior dan promosi ke skuad utama tahun 2009 silam. Dia membuat 84 penampilan selama dua musim untuk memenangi trofi Liga Europa dan Piala Super Eropa 2010.

Setahun setelahnya De Gea menerima pinangan Setan Merah MU dan bertahan di sana sampai sekarang. Laga tandang melawan Atletico Madrid itu turut menandai kepulangan De Gea ke Wanda Metropolitano untuk kali pertama sejak hengkang pada musim panas 2011.

“Bermula dengan undian yang kacau dengan tim-tim paling berat adalah PSG dan Atletico. PSG keluar pertama, lalu undian diulangi dan kami mendapatkan Atletico,” ratap De Gea. (m08/men/mrc)

  • Bagikan