OlahragaOpini

Alwi Farhan Sang Juara Indonesia Masters 2026, Pembuka Gelar Juara Indonesia Di 2026

Alwi Farhan Sang Juara Indonesia Masters 2026, Pembuka Gelar Juara Indonesia Di 2026
Kecil Besar
14px

Oleh : Indra Efendi Rangkuti

Merosotnya prestasi tunggal putra Indonesia sejak pertengahan 2024 akhir 2025 ini menjadi perhatian dan keprihatinan para pecinta bulutangkis Indonesia. Sejak Jonatan Christie menjadi Juara All England 2024 belum ada lagi tunggal putra Indonesia yang menjadi juara turnamen bergengsi bulutangkis Internasional.

Kondisi ini diperparah dengan cedera yang dialami oleh Anthony Ginting Sinisuka yang membuatnya banyak absen pada turnamen bulutangkis sepanjang 2025. Namun harapan mulai muncul dengan merekahnya bintang – bintang muda tunggal putra bulutangkis Indonesia seperti : Alwi Farhan dan M. Zaki Ubaidillah.

Alwi Farhan Alhasny atau yang lebih dikenal dengan Alwi Farhan mulai mencuri perhatian sejak kemunculannya pada 2024 lalu. Sang Juara Dunia Junior 2023 ini mulai menunjukkan potensinya untuk menggantikan peran seniornya seperti : Jonatan Christie, Anthony Ginting Sinisuka dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

Sinar cerah mulai diperlihatkan Alwi Farhan ketika memperkuat Tim Indonesia di Sudirman Cup 2025. Di bawah arahan pelatih Indra Wijaya, anak muda kelahiran 12 Mei 2025 ini tampil cukup gemilang ketika dipercaya tampil menghadapi Denmark di penyisihan grup dan dengan meyakinkan dirinya mampu menaklukkan pebulutangkis tangguh Denmark Anders Antonsen.

Ketika dipercaya tampil di Semifinal menghadapi Korea Selatan, Alwi Farhan juga tampil gemilang. Dengan meyakinkan, dirinya mampu menaklukkan tunggal putra Korea Selatan Jeon Hyok Jin. Sayang, langkah Indonesia terhenti di Semifinal setelah takluk 2-3 dari Korea Selatan.

Seusai Sudirman Cup 2025, Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo mundur dari Pelatnas PBSI. Hal ini membuat Alwi Farhan menjadi andalan utama Pelatnas PBSI karena pada saat bersamaan Anthony Ginting Sinisuka dalam proses pemulihan cedera.

Namun Alwi Farhan tidak gentar dengan tanggung jawab tersebut. Walau belum mampu menjadi juara di turnamen – turnamen yang diikutinya, penampilannya mulai membaik dan mendapat banyak pujian dari pemerhati bulutangkis dunia.

Dan di turnamen kategori Super 300 Macau Open 2025 yang berlangsung pada 29 Juli – 3 Agustus 2025, Alwi Farhan mulai menunjukkan sinarnya sebagai harapan baru tunggal putra Indonesia. Bertempat di East Asian Games Dome Alwi Farhan tampil meyakinkan sejak babak awal. Alwi Farhan sukses mrnjadi Juara Tunggal Putra di Macau Open 2025 setelah menaklukkan pebulutangkis Malaysia Justin Hoh di Final dengan straight set 21-15 dan 21-5.

Sinar Alwi Farhan juga mulai merekah dengan kesuksesannya menembus Kejuaraan Dunia 2025 yang berlangsung di Prancis. Namun sayang langkahnya terhenti di babak 16 besar setelah takluk dari pebulutangkis Thailand Kunlavut Vidtisarn dengan rubber set 18-21, 21-18 dan 20-22.

Kiprah Alwi Farhan di bawah gemblengan pelatih Indra Wijaya terus berlanjut dengan sukses di SEA Games 2025 yang berlangsung di Bangkok pada 9-20 Desember 2025. Alwi Farhan memimpin rekan – rekannya di nomor beregu putra dengan merebut Medali Emas setelah menaklukkan Malaysia 3-0.

Di nomor tunggal putra Alwi Farhan juga sukses meraih Medali Emas setelah menaklukkan rekan senegaranya M. Zaki Ubaidillah dengan rubber set 13-21, 21-8 dan 21-12. Kesuksesan ini membuat Alwi Farhan menatap 2026 dengan optimisme tinggi.

Namun sayang di turnamen pembuka tahun 2026 yang merupakan turnamen BWF Super 1000 yaitu Malaysia Open langkah Alwi Farhan tesendat. Dia takluk di babak awal dari pebulutangkis Prancis Alex Lanier dengan rubber set 13-21, 21-19 dan 13-21.

Hal ini membuat banyak pihak mulai meragukan konsistensi Alwi Farhan sebagai penerus kejayaan tunggal putra Indonesia. Namun pelatih Indra Wijaya tetap memberi motivasi kepada Alwi Farhan untuk bisa bangkit terutama di Indonesia Masters yang berlangsung 20-25 Januari 2026 di Istora Senayan Jakarta.

Indonesia Masters adalah turnamen BWF Super 500. Dan sejak terakhir kali Jonatan Christie menjadi Juara pada 2023, belum ada lagi tunggal putra Indonesia yang berjaya di Indonesia Masters.

Di babak 32 besar, Alwi Farhan menaklukkan tunggal putra India Ayush Shetty dengan straight set 21-8 dan 21-13. Kemudian di babak 16 besar, mengalahkan pebulutangkis China Wang Zhengxing dengan rubber set 15-21,21-19 dan 21-16.

Di babak 8 besar Alwi Farhan sukses menyingkirkan pebulutangkis Jepang Yushi Tanaka dengan straight set 22-20 dan 21-16.

Di Semifinal dengan gemilang Alwi Farhan menyingkirkan pebulutangkis China Taipei Chi Yu Jen dengan straight set 21-11 dan 21-12. Di Final Alwi Farhan berhadapan dengan bintang muda Thailand Panitchaphon Teeraratsakul.

Panitchaphon Teeraratsakul sendiri bukan sosok asing bagi Alwi Farhan karena sebelumnya pernah 2 kali dihadapinya dan keduanya sama – sama meraih 1 kemenangan. Namun dalam pertemuan terakhir Alwi Farhan menang atas bintang muda Thailand tersebut.mIni membuat kepercayaan dirinya meningkat.

Walau demikian Panitchaphon Teeraratsakul mendapat perhatian khusus dari pemerhati bulutangkis karena di Indonesia Masters 2026 ini menjadi “pembunuh raksasa” dengan menyingkirkan Lakhsya Sen (India) di babak 8 besar dan  Juara Dunia 2021 Loh Kean Yew (Singapura) di Semifinal. Ini membuat pertandingan Final diprediksi berlangsung sengit

Dan di Final Indonesia Masters 2026 ini Alwi Farhan menunjukkan permainan terbaiknya. Meski sempat mendapat perlawanan ketat dari Panitchaphon Teeraratsakul di awal laga namun akhirnya Alwi Farhan mampu memegang kendali permainan dan memenangkan set pertama dengan 21-5.

Di set kedua permainan Alwi Farhan kian dominan dan membuat Panitchaphon Teeraratsakul tak mampu mengembangkan permainannya. Akhirnya set kedua dimenangkan Alwi Farhan dengan skor telak 21-6.

Begitu pukulan Alwi Farhan tidak mampu dijangkau Panitchaphon Teeraratsakul, meledaklah kebahagiaan di wajah Alwi Farhan. Dengan penuh semangat dirinya melakukan selebrasi ke arah penonton.

Selebrasi berlanjut dengan aksi Alwi Farhan dan Panitchaphon Teeraratsakul yang sama-sama membuka kaus miliknya sambil bersalaman. Di podium juara Alwi Farhan tak lupa mengajak sang pelatih Indra Wijaya naik ke podium sebagai bentuk penghormatannya kepada Indra Wijaya.

Ini adalah gelar BWF Super 500 pertama untuk Alwi Farhan. Dan tentu ini menjadi modal positif bagi karirnya ke depan. Gelar ini juga menjadi penyelamat muka Indonesia sebagai tuan rumah setelah ganda putra muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di Final Ganda Putra takluk dari pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Alwi Farhan sendiri menjadi tunggal putra Indonesia ke-8 yang menjadi Juara BWF Indonesia Masters Super 500. Sebelumnya Taufik Hidayat, Dionysius Hayom Rumbaka, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Anthony Ginting Sinisuka dan Jonatan Christie sukses menjadi Juara Indonesia Masters yang digelar sejak 2010. Sebuah bukti Alwi Farhan siap untuk melanjutkan estafet kejayaan tunggal putra Indonesia.

Selamat kepada Alwi Farhan. Semoga ini menjadi awal baik bagi Alwi Farhan untuk terus berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas bulutangkis dunia. WASPADA.id

Penulis adalah pemerhati olahraga

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE