Oleh: Indra Efendi Rangkuti
Setelah minggu lalu Alwi Farhan sukses menjuarai Indonesia Masters 2026 kini tunggal putra Indonesia kembali berjaya di Thailand Masters 2026. Bintang muda tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah sukses menjuarai Thailand Masters 2026.
Sejak masuk pelatnas PBSI tahun 2025; Zaki Ubaidillah sudah menunjukkan potensi besar pada dirinya untuk menjadi harapan baru tunggal putra Indonesia. Sosok pemuda kelahiran Sampang, 26 Juni 2007 ini menunjukkan kemampuan prima di lapangan. Di bawah bimbingan pelatih Indra Wijaya perlahan namun pasti Zaki mulai mengukir prestasi di pentas bulutangkis Internasional
Zaki Ubaidillah tidak terlihat demam panggung kala menghadapi nama – nama tenar di pentas bulutangkis dunia. Bahkan pada SEA Games 2025 yang digelar di Bangkok, Zaki Ubaidillah berperan besar membawa Tim Beregu Putra Indonesia meraih Medali Emas. Di nomor perseorangan dirinya juga sukses meraih Medali Perak setelah di Final kalah dari seniornya sesama bintang muda bulutangkis Indonesia Alwi Farhan.
Turnamen pertama yang diikutinya di 2026 adalah Indonesia Masters yang berlangsung 20-25 Januari 2026 di Istora Senayan Jakarta. Indonesia Masters adalah turnamen BWF Super 500.

Di turnamen Indonesia Masters ini Zaki Ubaidillah tampil lumayan baik. Namun sayang langkah Zaki Ubaidillah terhenti di babak 8 Besar setelah takluk dari bintang Singapura Loh Kean Yew dengan straight set 19-21 dan 10-21.
Kekalahan ini tidak menyurutkan semangat Zaki Ubaidillah. Dengan optimisme tinggi dirinya melangkah mengikuti turnamen BWF Super 300 Thailand Masters 2026 yang digelar pada 27 Januari – 1 Februari 2026 di Stadion Nimibutr Bangkok Thailand.
Di babak 32 besar, Zaki Ubaidulillah menaklukkan tunggal putra China Taipei Huang Ping-hsien dengan straight set 21-11 dan 23-21. Kemudian di babak 16 besar Zaki Ubaidiilah menaklukkan pebulutangkis Prancis Arnaud Merkle dengan straight set 21-13 dan 21-19.
Di babak 8 besar Zaki Ubaidillah sukses menyingkirkan pebulutangkis Kanada Brian Yang dengan rubber set 16-21,21-18 dan 21-15.
Di Semifinal dengan gemilang Zaki Ubaidillah menaklukkan rekan senegaranya Alwi Farhan dengan straight set 21-18 dan 21-14. Di Final Alwi Zaki Ubaidillah berhadapan dengan bintang muda Thailand Panitchaphon Teeraratsakul.
Panitchaphon Teeraratsakul sendiri bukan sosok asing bagi Zaki Ubaidillah karena sebelumnya pernah 2 kali dihadapinya. Namun dalam 2 pertemuan tersebut Zaki Ubaidillah belum pernah menang atas bintang muda Thailand tersebut. Ini membuat Zaki Ubaidillah tidak diunggulkan untuk menang atas Panitchaphon Teeraratsakul yang didukung publik tuan rumah.
Walau demikian Zaki Ubaidillah tidak gentar dan siap untuk menghadapi Panitchaphon Teeratsakul.Final diprediksi berlangsung sengit.

Dan di Final Thailand Masters 2026 yang berlangsung 1 Februari 2026 ini Zaki Ubaidillah menunjukkan permainan terbaiknya. Meski sempat mendapat perlawanan ketat dari Panitchaphon Teeraratsakul bahkan sempat tertinggal 13-19 namun akhirnya Alwi Zaki Ubaidillah mampu memegang kendali permainan dan memenangkan set pertama dengan 21-19.
Di set kedua permainan Zaki Ubaidillah dan Panitchaphon Teeraratsakul berimbang. Kejar mengejar poin terjadi dengan ketat di antara keduanya. Namun akhirnya di set kedua ini Zaki Ubaidillah harus takluk dengan skor 20-22.
Di set ketiga pelatih Indra Wijaya memotivasi Zaki Ubaidillah untuk main lebih sabar dan tidak terburu – buru. Hasilnya walau kerap tertinggal poin dan diwarnai perawatan atas luka di tangannya, Zaki Ubaidillah mampu bangkit dan akhirnya dengan gemilang memenangkan set ketiga dengan skor 21-19.
Begitu pukulan Zaki Ubaidillah tidak mampu dijangkau Panitchaphon Teeraratsakul meledaklah kebahagiaan di wajah Zaki Ubaidillah. Dengan penuh haru dirinya menjatuhkan diri di lapangan dan kemudian melakukan sujud syukur diiringi tangis haru.
Selebrasi berlanjut dengan aksi Zaki Ubaidillah dan Panitchaphon Teeraratsakul yang saling bertukar kaus sambil bersalaman. Kemudian dengan penuh haru Zaki Ubaidillah mendatangi dan menyalami pelatihnya Indra Wijaya yang disambut pelukan hangat penuh keharuan di antara keduanya.
Di podium juara Zaki Ubaidillah tak lupa mengajak sang pelatih Indra Wijaya dan ofisial Tim Indonesia naik ke podium sebagai bentuk penghormatannya.

Ini adalah gelar BWF Super 300 pertama untuk Mohammad Zaki Ubaidillah. Dan tentu ini menjadi modal positif bagi karirnya ke depan.
Gelar ini melengkapi dominasi Indonesia di Thailand Masters 2026 dengan 4 gelar juara. Sebelumnya Indonesia sukses merebut gelar juara di ganda putri melalui pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, gelar juara ganda putra melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan gelar juara ganda campuran melalui pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.
Mohammad Zaki Ubaidillah sendiri menjadi tunggal putra Indonesia kedua yang menjadi Juara BWF Thailand Masters Super 300. Sebelumnya Tommy Sugiarto menjadi Juara Thailand Masters pada tahun 2017 dan 2018.
Sebuah bukti Mohammad Zaki Ubaidillah siap untuk melanjutkan estafet kejayaan tunggal putra Indonesia.
Selamat kepada Mohammad Zaki Ubaidillah. Semoga ini menjadi awal baik bagi Mohammad Zaki Ubaidillah untuk terus berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas bulutangkis dunia. WASPADA.id
Penulis adalah pemerhati olah raga












