Otomotif

#Cari_Aman, Kenali Ciri Ban Motor Wajib Ganti

Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada): Untuk menciptakan keamanan dan kenyaman berkendara di jalan dibutuhkan kesadaran dan kepedulian para pengguna kendaraan untuk memastikan kondisi berbagai komponen motor kesayangannya.

Seperti halnya melakukan pengecekan ban yang merupakan salah satu komponen penting bersentuhan langsung dengan aspal. 

Erwin Chandra, Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan sebagai komponen penting pada motor  yang bertugas menunjang keselamatan sekaligus performa kendaraan, maka para pengguna motor wajib mengetahui kondisi ban dan juga ciri-ciri yang menandakan ban waktunya diganti.

Mengingat banyak indikator yang perlu diperhatikan dalam pengecekan ban dan jika sampai terlewat bisa menimbulkan potensi kecelakaan. Berikut ini beberapa ciri yang mengindikasikan bahwa ban sepeda motor harus segara diganti.

Pertama, Tread Wear Indcators (TWI) sudah sejajar dengan tapakan ban. Dimana tread Wear Indicators sendiri adalah indikator batas ketebalan tapakan ban. TWI ditandai dengan benjolan kecil yang dapat ditemui di celah kembangan ban.

Jika ketebalan tapakan ban sudah sangat dekat atau bahkan sejajar dengan benjolan TWI, itu artinya ban harus segara diganti. Posisi benjolan TWI dapat dilihat dengan menarik garis lurus ke bagian tapakan dari tanda segi tiga yang ada di sisi ban.

Kedua, ada keretakan pada dinding atau tapakan ban yang diakibatkan oleh berkurangnya tingkat elastisitas karet ban. Hal ini biasanya terjadi karena terlalu sering terparkir di bawah sinar matahari yang membuat tingkat elastisitas karet ban berkurang.

Apalagi jika usianya sudah lama, tentu akan sangat mudah ban mengalami keretakan. Selain itu, keretakan ban juga bisa terjadi akibat kurangnya tekanan angin ban. Karena dinding ban juga ikut menahan beban, jadi saat digunakan dalam kondisi tekanan anginnya kurang, kerja ban akan semakin berat.

Ketiga, benjolan yang terjadi pada ban jelas bisa mengurangi kenyaman berkendara. Selain itu, faktor keselamatan pun akan berkurang karena tingkat kestabilan bekendara berkurang. Pada umumnya, ban benjol diakibatkan oleh tekanan angin yang kurang. Selain itu, benjolan juga terjadi akibat pergerakan tekanan angin yang terfokus pada satu titik, terutama saat melakukan pengereman.

Keempat, ban yang sudah banyak tambalan harus segera diganti. Karena hal tersebut akan memperburuk kerusakan konstruksi benang nylon sehingga daya tahannya akan semakin berkurang. Kondisi tersebut juga menimbulkan resiko ban mudah bocor sehingga mengganggu kenyamanan berkendara. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Otomotif

EDUKASI safety riding menjangkau kalangan pelajar melalui kegiatan di SMKN 1 Sirapit, Tanjung Keriahan, Kabupaten Langkat. Waspada/Ist 🔗 Baca Juga Indako Kembali Gandeng Sekolah Perkuat Budaya Berkendara Aman MEDAN (Waspada.id):…

Medan

SETIBANYA di Masjid Ar Ridho, para bikers Honda langsung bergotong royong membersihkan setiap sudut rumah ibadah tersebut. Waspada.id/Ist 🔗 Baca Juga Honda AT Family Day Sapa Pecinta Skutik Di Rantauprapat…

Otomotif

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Menjaga performa sepeda motor tidak hanya berkaitan dengan penggantian oli atau pemeriksaan komponen mesin semata. Sistem pendingin, khususnya air radiator, memiliki peran penting dalam menjaga suhu kerja…

Otomotif

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan penyegaran tampilan sepeda motor Honda PCX160 melalui penyematan warna baru disertai warna emblem yang sarat dengan kemewahan. Tampilan terbaru ini menjadikan…