Otomotif

Kenali Penyebab Busi Motor Retak

Kenali Penyebab Busi Motor Retak
Waspada/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada): Peran pentingnya menjadikan busi sebagai salah satu komponen penting pada sepeda motor. Di mana busi berfungsi sebagai pemantik api di ruang bakar, sehingga bisa menggerakkan piston dan memutar poros engkol. Seiring lamanya pemakaian dan dikarenakan berbagai sebab, busi ternyata juga bisa retak.

Saat melakukan servis kendaraan serta mengecek busi, mungkin sebagian dari pengguna motor pernah melihat keramik busi retak. Keramik busi yang retak sudah menjadi indikasi untuk segera diganti dengan yang baru karena bisa berdampak pada kinerja mesin kendaraan.

Erwin Chandra, Senior Instructor Technical Service di perusahaan Honda PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara dengan semangat Satu Hati mengungkapkan, Honda selalu berupaya membagikan informasi terkait pemahaman tentang komponen penting pada motor, salah satunya pengetahuan tentang apa yang menyebabkan keramik pada busi bisa retak.

Menurut Erwin, keramik busi yang retak bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti handling yang tidak tepat, yaitu ketika busi beradu dengan material yang lebih keras atau terjatuh dari tempat yang cukup tinggi. Selain itu, hal lain yang sering menjadi penyebab retaknya busi adalah proses pemasangan busi dengan kunci busi yang tidak tepat.

Retakan pada keramik busi sendiri bisa mengakibatkan kebocoran listrik pada busi yang berakibat pada masalah teknis seperti ruang bakar menjadi lebih mudah kotor karena aliran listrik pada busi tidak lancar. Efek lain akibat keramik retak dalam jangka panjang adalah mesin terasa berat dan boros, sehingga busi cepat aus dan susah menyala hingga mati.

Untuk menghindari hal tersebut, disarankan proses pemasangan busi perlu dilakukan dengan tepat, seperti menggunakan ukuran kunci busi yang sesuai dan menggunakan kunci busi bermagnet bila posisi busi sulit dijangkau. Apabila sudah terlihat busi retak pada kendaraan, segera ganti dengan busi yang baru agar performa kendaraan tetap maksimal dan menjaga keamanan dalam berkendara.

Erwin menambahkan, untuk menghindari terjadinya busi retak, maka sangat disarankan untuk selalu melakukan pemeriksaan dan perawatan motor kesayangan di bengkel resmi AHASS, sehingga tidak hanya busi, namun komponen penting lainnya seperti ban, rem, rantai dapat turut mendapat perawatan terbaik dari ahlinya. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Medan

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Menyambut peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, PT Indako Trading Coy menghadirkan program promo bertajuk “THR (Tunjangan Honda Lebaran)” yang berlangsung selama periode 1–31 Maret…

Nusantara

MANAGER Corporate Social Responsibility AHM Catur Sri Wulandari menyapa salah satu warga yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan PUSTU Desa Sukamukti. Waspada/Ist 🔗 Baca Juga Program Mahasiswa Berdampak 2026: Tim HIMFISA…

Otomotif

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana berbeda, termasuk di jalan raya. Meski aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa, ritme perjalanan cenderung berubah, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Pada…

Otomotif

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Momentum Ramadan 1447 H yang kini tengah berlangsung menjadi waktu tepat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan, terutama motor, agar tetap prima dalam menunjang berbagai aktivitas. Mobilitas harian,…