MEDAN (Waspada.id): Menjaga performa sepeda motor agar tetap prima tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Perawatan sederhana dan rutin seringkali memberikan dampak signifikan bagi kenyamanan berkendara.
Salah satu komponen yang kerap terabaikan, namun memainkan peran penting, adalah busi. Kondisi busi yang kurang baik dapat mempengaruhi performa dimana mesin dapat kehilangan tenaga, boros bahan bakar atau bahkan lebih cepat aus.
Erwin Chandra, Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara menjelaskan perawatan busi sebaiknya dilakukan secara berkala, misalnya setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer.
“Membersihkan kotoran yang menempel dan memastikan celah elektroda sesuai spesifikasi pabrikan dapat menjaga mesin tetap halus dan irit bahan bakar,” ujar Erwin Chandra, Jumat (28/11).
Tidak hanya perawatan rutin, pemilihan busi yang tepat juga menentukan performa mesin. Busi yang sesuai rekomendasi pabrikan mencegah mesin bekerja tidak optimal dan mengurangi risiko kerusakan jangka panjang, seperti tenaga berkurang atau konsumsi bahan bakar meningkat.
Dengan semangat Satu Hati, Erwin menambahkan bahwa selain perawatan busi, faktor lain seperti gaya berkendara sehari-hari, kualitas bahan bakar, dan rutinitas servis juga ikut menentukan performa mesin.
Untuk memudahkan pengendara menjaga kondisi motor, jaringan bengkel resmi Honda, AHASS, hadir sebagai tempat perawatan terpercaya. Dengan mekanik tersertifikasi dan penggunaan suku cadang asli, setiap pemeriksaan atau penggantian busi dilakukan sesuai standar pabrikan. AHASS juga memiliki layanan yang fleksibel, seperti servis kunjung, di mana teknisi dapat mendatangi lokasi pengendara.
Dengan perawatan busi yang rutin, bahan bakar berkualitas, dan servis terjadwal, motor Honda tetap responsif, awet, dan siap mendukung aktivitas sehari-hari. (rel)


















