Otomotif

Menghindari Bahaya Microsleep Saat Berkendara

Menghindari Bahaya Microsleep Saat Berkendara
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada): Selama berkendara dengan kendaraan roda dua, ada banyak potensi yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Di mana kecelakaan tidak hanya dapat terjadi karena kondisi motor yang tidak prima, atau pun pengendara lain yang ugal-ugalan, namun kelalaian dan kondisi tubuh pengendara yang tidak sehat juga dapat menyebabkan hal yang fatal.

Seperti saat pengendara mengalami microsleep yang merupakan kondisi saat seseorang tertidur selama 1 hingga 10 detik tanpa disadari. Pada saat mengalami kondisi ini, meskipun mata bisa saja tetap terbuka, namun otak kehilangan kemampuan memproses informasi di sekitarnya.

Eka Yolahati, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara dengan Semangat Satu Hati mengungkapkan bahwa microsleep sendiri merupakan kondisi serius yang dapat mengancam keselamatan diri pengendara dan orang lain.

“Pengendara jangan pernah sekali pun mengabaikan tanda-tanda kelelahan, karena kondisi pengendara juga sangat berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan saat berkendaram,” ujar Eka Yolahati, Rabu (23/7).

Menurut Eka, sangat penting bagi pengendara memiliki pengetahuan tentang microsleep, yaitu tentang bagaimana terjadinya serta cara mencegahnya demi #Cari_aman saat di jalan raya.

“Bahaya microsleep pada pengendara motor lebih besar dibandingkan pengguna mobil, karena kehilangan kendali saat berkendara motor bisa berujung jatuh dari motor, menabrak kendaraan lain, masuk jalur berlawanan atau menghantam benda keras seperti tiang dan trotoar,” tambah Eka Yolahati.

            Untuk tetap #cari_aman di jalan, maka Honda berbagi pengetahuan tentang cara menghindarai bahaya microsleep. Pertama, pengendara sebaiknya memiliki waktu tidur yang cukup dan dalam kondisi sehat, sehingga akan efektif terhindar dari kondisi microsleep.

Kedua, setelah dua jam berkendara, maka dianjurkan untuk berhenti dan beristirahat sejenak untuk meregangkan otot, minum air putih, dan meregangkan fikiran.

Cara ketiga, jika pengendara mengalami kondisi kepala terasa berat, sering mengedip, menguap, atau sulit mengingat apa yang terjadi beberapa detik sebelumnya adalah sinyal keras untuk berhenti sejenak. Keempat, jika rute yang dilalui membosankan, maka coba variasikan posisi duduk, mengobrol dengan teman yang dibonceng, namun tetap prioritaskan konsentrasi.

“Microsleep datang tanpa bisa ditahan ketika tubuh sudah terlalu lelah. Ini bukan soal malas atau tidak fokus, tapi respon biologis yang otomatis. Pengendara harusnya mengetahui kapan harus ngegas dan kapan harus istirahat, karena pemahaman inilah yang akan mendukung #cari_aman saat naik motor di jalan,” tambah Eka Yolahati. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Medan

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Menyambut peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, PT Indako Trading Coy menghadirkan program promo bertajuk “THR (Tunjangan Honda Lebaran)” yang berlangsung selama periode 1–31 Maret…

Nusantara

MANAGER Corporate Social Responsibility AHM Catur Sri Wulandari menyapa salah satu warga yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan PUSTU Desa Sukamukti. Waspada/Ist 🔗 Baca Juga Program Mahasiswa Berdampak 2026: Tim HIMFISA…

Otomotif

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana berbeda, termasuk di jalan raya. Meski aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa, ritme perjalanan cenderung berubah, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Pada…

Otomotif

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Momentum Ramadan 1447 H yang kini tengah berlangsung menjadi waktu tepat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan, terutama motor, agar tetap prima dalam menunjang berbagai aktivitas. Mobilitas harian,…