Otomotif

Tips Tetap #cari_aman Berkendera Malam

Tips Tetap #cari_aman Berkendera Malam
Kecil Besar
14px

Waspada/Ist

MEDAN (Waspada.id): Berkendara sepeda motor pada malam hari membutuhkan kewaspadaan lebih karena kondisi jalan yang berbeda dibanding siang hari. Pencahayaan yang terbatas dan jarak pandang yang lebih pendek membuat pengendara perlu mempersiapkan diri dengan baik agar tetap #cari_aman selama perjalanan.

Pertama, persiapan sebelum berkendara menjadi langkah awal yang tidak boleh diabaikan. Pengendara perlu memastikan seluruh sistem pencahayaan sepeda motor berfungsi normal, mulai dari lampu utama, lampu rem, hingga lampu sein.

Kondisi ini penting agar jalan di depan terlihat jelas sekaligus membuat pengendara lebih mudah dikenali oleh pengguna jalan lain. Untuk mendukung penglihatan, penggunaan visor bening atau kacamata khusus malam sangat dianjurkan. Selain itu, pakaian berwarna terang atau memiliki unsur reflektif dapat membantu meningkatkan visibilitas saat berkendara di malam hari.

Menanggapi hal ini, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, Wan Muhammad Fahreza menekankan kesiapan kendaraan dan perlengkapan berkendara menjadi kunci agar perjalanan malam lebih aman.

“Lampu yang berfungsi optimal dan perlengkapan berkendara yang sesuai membantu pengendara lebih siap menghadapi kondisi jalan serta potensi risiko yang muncul. Dengan kata lain, keselamatan dimulai dari persiapan yang matang sebelum keberangkatan,” ujar Wan Muhammad Fahreza, Jumat (23/1).

Kedua, saat di jalan, pengendara disarankan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi sekitar. Jarak pandang yang terbatas membuat pengendara perlu lebih berhati-hati, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan selalu waspada terhadap jalan rusak, lubang atau hewan yang menyeberang. Hindari menatap langsung sorot lampu dari arah berlawanan agar tidak silau dan tetap fokus pada jalan.

Ketiga, kondisi fisik dan konsentrasi pengendara juga memegang peranan penting. Jika mulai mengantuk, sebaiknya menepi dan beristirahat sejenak daripada memaksakan diri. Penggunaan ponsel saat berkendara sebaiknya dihindari agar perhatian tetap tertuju pada situasi lalu lintas, terutama saat melewati persimpangan dan jalan sepi.

Keempat, keamanan tambahan juga tidak kalah penting. Memilih rute yang ramai dan terang, menggunakan kunci ganda saat berhenti, serta menyimpan barang berharga di tempat aman dapat membantu mengurangi risiko.

Dengan semangat Satu Hati, Wan Muhammad Fahreza menambahkan bahwa sikap tenang dan antisipatif menjadi kunci berkendara malam hari. “Persiapan kendaraan, kondisi pengendara, perlengkapan berkendara serta cara berkendara yang aman menjadi kunci utama. Dengan menerapkan prinsip #cari_aman secara konsisten, risiko di jalan bisa diminimalkan,” ujarnya. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Otomotif

MEDAN (Waspada.id): Upaya meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen sepeda motor Honda di Sumatera Utara kembali akan dilakukan melalui penyelenggaraan Kontes Layanan Honda Regional (KLHR) 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu…

Otomotif

PT. Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara memberikan edukasi safety riding kepada pelajar SMK di Kota Medan. Waspada.id/Ist 🔗 Baca Juga Roadshow Perdana Honda DBL…

Otomotif

Waspada/Ist MEDAN (Waspada.id): Baterai menjadi komponen utama yang menjaga kelistrikan sepeda motor tetap bekerja dengan baik. Dari starter elektrik hingga lampu dan klakson, semuanya bergantung pada kondisi baterai. Ada beberapa…