Pendidikan

720 Guru Bahasa Inggris Madrasah Ikut Pelatihan CPD, Transformasi Menuju Standar Internasional

720 Guru Bahasa Inggris Madrasah Ikut Pelatihan CPD, Transformasi Menuju Standar Internasional
Sebanyak 720 guru Bahasa Inggris dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti program Continuing Professional Development (CPD) hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia dan British Council. Program pelatihan intensif ini menjadi langkah konkret peningkatan kompetensi guru madrasah menuju standar internasional.
Kecil Besar
14px

JAKARTA (Waspada.id): Sebanyak 720 guru Bahasa Inggris dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti program Continuing Professional Development (CPD) hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia dan British Council. Program pelatihan intensif ini menjadi langkah konkret peningkatan kompetensi guru madrasah menuju standar internasional.

Program tersebut secara resmi ditutup Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (26/2). Penutupan turut dihadiri Menteri Inggris untuk Indo-Pasifik Seema Malhotra serta Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey sebagai simbol penguatan kerja sama pendidikan kedua negara.


Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa guru merupakan aktor kunci transformasi pendidikan. Di era global yang semakin terhubung, penguasaan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan strategis agar madrasah mampu memperluas akses terhadap literatur, riset, dan jejaring internasional.

“Guru adalah jantung pendidikan. Ketika kualitas gurunya kuat, maka kualitas peserta didik akan ikut meningkat. Penguasaan Bahasa Inggris menjadi investasi strategis untuk membuka akses terhadap literatur, riset, dan jejaring global,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno menjelaskan, pelatihan berlangsung selama delapan minggu, mulai 1 Desember 2025 hingga 8 Februari 2026. Selain meningkatkan kemahiran bahasa, program ini juga memperkuat kompetensi pedagogis guru agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, penguatan kapasitas 720 guru tersebut diharapkan memberi efek berantai bagi ribuan siswa di berbagai daerah. “Guru yang berdaya akan melahirkan generasi yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai madrasah,” katanya.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan Islam agar memiliki daya saing internasional serta memperluas jejaring kemitraan global.(id11)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE