MEDAN (Waspada.id): Kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara terus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi kalangan pelajar yang mulai aktif menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari.
Upaya menanamkan pemahaman tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi safety riding yang digelar di SMAN 3 Tebingtinggi pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Tahun Baru Resolusi #cari_aman” ini diikuti para pelajar dengan antusias.
Edukasi diselenggarakan melalui sinergi PT Indako Trading Coy bersama salah satu dealer resmi yakni Sagita Mulia Laras Tebingtinggi, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Honda dalam menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan beretika.
Sofiyan Hazri dalam keterangannya menyampaikan bahwa edukasi safety riding bukan sekadar penyampaian materi, melainkan upaya membangun pola pikir dan sikap berkendara yang bertanggung jawab.
“Melalui edukasi ini, kami ingin adik-adik pelajar memiliki resolusi baru di tahun ini untuk selalu #cari_aman di setiap perjalanan. Ini adalah bagian dari semangat Satu Hati Honda, di mana kita bersama-sama membangun sinergi bagi negeri dengan menciptakan pengguna jalan yang lebih peduli keselamatan,” ujar Sofiyan, Selasa (27/1).
Sebelumnya, Kepala SMAN 3 Tebingtinggi, Warkum SPd MSi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keselamatan berkendara sangat relevan bagi pelajar yang sebagian besar sudah mulai aktif menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di jalan raya.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh Sofiyan Hazri, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy. Dalam pemaparannya, Sofiyan menekankan pentingnya kesadaran pelajar terhadap enam perilaku berkendara yang kerap menjadi penyebab kecelakaan.
Pertama, ceroboh terhadap lalu lintas dari arah depan. Kedua, gagal menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Ketiga, melampaui batas kecepatan. Keempat, ceroboh saat berbelok. Kelima, ceroboh ketika mendahului kendaraan lain. Keenam, berkendara dalam kondisi lelah yang dapat menurunkan konsentrasi.
Selain membahas potensi bahaya, peserta juga dibekali tips #cari_aman berkendara yang aplikatif. Pertama, memastikan kondisi aman sebelum berkendara, mulai dari kondisi fisik yang sehat, kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK, penggunaan perlengkapan berkendara, hingga pengecekan kondisi kendaraan.
Kedua, menghindari perilaku tidak aman di jalan. Ketiga, meningkatkan kemampuan prediksi bahaya. Keempat, menggunakan teknik pengereman kombinasi. Kelima, selalu melakukan safety check sebelum memulai perjalanan.
Melalui kegiatan ini, PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara berharap para pelajar SMAN 3 Tebingtinggi dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungannya masing-masing.
Edukasi ini diharapkan mampu menanamkan kebiasaan positif sejak dini, sehingga keselamatan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga budaya dalam berkendara. (rel)
















