Pendidikan

Bukan Sekadar Label, Status Sekolah Garuda Unggul Percepat Transformasi Cahaya Rancamaya

Bukan Sekadar Label, Status Sekolah Garuda Unggul Percepat Transformasi Cahaya Rancamaya
Penetapan Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (CR IBS) sebagai Sekolah Garuda Unggul Transformasi (SGUT) pada 28 Oktober 2025 membawa dampak signifikan bagi penguatan mutu akademik, akses global, hingga peningkatan kepercayaan publik terhadap sekolah tersebut. Direktur Pendidikan CR IBS, Dr. Ari Rosandi, S.S., M.Pd, mengatakan status SGUT bukan sekadar label, melainkan akselerator transformasi menuju standar pendidikan kelas dunia.
Kecil Besar
14px

BOGOR (Waspada.id): Penetapan Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (CR IBS) sebagai Sekolah Garuda Unggul Transformasi (SGUT) pada Oktober 2025 membawa dampak signifikan bagi penguatan mutu akademik, akses global, hingga peningkatan kepercayaan publik terhadap sekolah tersebut.

Direktur Pendidikan CR IBS, Dr. Ari Rosandi, S.S., M.Pd, mengatakan status SGUT bukan sekadar label, melainkan akselerator transformasi menuju standar pendidikan kelas dunia.

“Manfaatnya langsung terasa, mulai dari penguatan sistem akademik,peningkatan kapasitas guru, hingga akses program persiapan masuk universitas top dunia,” ujar Ari, di Gedung CR IBS, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, sebagai bagian dari Program Strategis Nasional, SGUT mendorong sekolah mempercepat capaian global, terutama dalam menyiapkan lulusan yang kompetitif di tingkat internasional.

Salah satu dampak paling nyata adalah meningkatnya minat masyarakat.

Jumlah siswa SMA naik signifikan dari 58 menjadi 120 siswa, masing-masing 60 putra dan 60 putri.Bahkan kuota penerimaan tahun ajaran 2026 telah terpenuhi lebih awal.

“Kepercayaan publik meningkat tajam setelah kami ditetapkan sebagai Sekolah Garuda,” jelasnya.

Akses Program Internasional Lebih Terstruktur

Kepala SMA CR IBS, Sandra Susanto, S.Ag., M.Pd.I, menambahkan, status SGUT membuka akses lebih luas terhadap program intensif persiapan studi luar negeri.

“Siswa mendapat fasilitas real test IELTS dan SAT dengan pendampingan terstruktur. Targetnya skor SAT minimal 1.170 dan IELTS di atas 6,5 sebelum mengikuti tes resmi,” ungkap Sandra.

Saat ini, sekitar 63–64 siswa mengikuti program intensif tersebut, meningkat drastis dibanding sebelumnya.

Selain penguatan akademik, sekolah juga memberikan pelatihan penulisan esai, penyusunan portofolio,pembinaan minat dan bakat, serta penguatan mental dan kepercayaan diri.

Sandra menegaskan, banyak siswa gagal masuk kampus luar negeri bukan karena nilai akademik, tetapi lemahnya esai dan personal statement.

“Pendampingan ini membuat siswa lebih siap dan percaya diri bersaing di level global,” katanya.

Perluas Jejaring dan Dampak ke Sekolah Lain

Manfaat lain dari status SGUT adalah perluasan jejaring kemitraan internasional dan kewajiban program pengimbasan ke sekolah lain. Saat ini, 20 siswa dari sekolah mitra telah mengikuti pembinaan di CR IBS.

“Transformasi ini tidak hanya memperkuat Cahaya Rancamaya, tetapi juga memberi dampak bagi ekosistempendidikan di sekitar kami,” tutup Ari.

Dengan status Sekolah Garuda Unggul Transformasi, CR IBS menegaskan komitmennya melahirkan generasi berdaya saing global tanpa meninggalkan karakter dan nilai keislaman sebagai fondasi pendidikan.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Nusantara

JAKARTA (Waspada.id) (Waspada.id): Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) memperoleh pengakuan internasional setelah menerima Certificate of Alignment dari International Network for Quality Assurance Agencies in Higher Education (INQAAHE). Pengakuan ini menegaskan…

Pendidikan

JAKARTA (Waspada.id): Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mendorong lahirnya konsep living laboratorium sebagai pendekatan baru dalam pengembangan riset dan teknologi. Program ini bertujuan melibatkan masyarakat secara langsung dalam…