P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Dalam rentang waktu 2 hari (24 dan 25 Januari 2026), Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag mewisuda sekaligus melepas 1.000 mahasiswa program S1 dan S2.
500 dari 1.000 mahasiswa program S1 dan S2 yang telah menyelesaikan pendidikan di UIN Syahada tersebut, diwisuda melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-54 dan Pascasarjana ke-27, Minggu (25/1/2026), di Auditorium UIN Syahada, Jl. HT. Rizal Nurdin, Sihitang, Padangsidimpuan.
Mahasiswa yang diwisuda ini terdiri dari mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) 27 orang, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (Fasih) 62 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 96 orang, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 265 oran, dan mahasiswa Pasca Sarjana 50 orang.
Sedangkan 500 lagi diwisuda satu hari sebelumnya, Sabtu (24/1/2026) melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-53 dan Pascasarjana ke-26 yang terdiri dari mahasiswa FTIK 242 orang, Fasih 42 orang, FEBI 181 orang, FDIK 31 orang, dan mahasiswa Pasca Sarjana 22 orang.
Wisuda Sarjana ke-54 dan Pascasarjana ke-27 ini diwarnai dengan penyerahan bantuan dari Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Sumut Syariah dan BNI Cabang Padangsidimpuandan kepada wisudawan terbaik. Bantuan itu secara simbolis diterima Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan.
Pelepasan mahasiswa yang diselingi dengan penayangan kisah mahasiswa lulusan terbaik yang sangat menginspirasi, selain dihadiri Bupati Tapsel dan Pimpinan Bank, juga dihadiri Dandim 0212/TS, mewakili Kapolres Padangsidimpuan, Kakan Kemenag Tapsel Masir Rambe MA, mewakili Kakan Kemenag Padangsidimpuan, Kakan Kementerian Haji dan Umroh Padangsidimpuan dan orang tua mahasiswa.
Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana tersebut yang dibuka dan ditutup Ketua Senat UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Ali Sati diawali dengan wisuda bagi mahasiswa berprestasi yang tercatat sebagai wisudawan terbaik dari masing program studi, baik di program Sarjana maupun Pascasarjana. Kemudian dilanjutkan prosesi wisuda terhadap seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan.

Rektor Minta Alumni Ambil Peran Bangun Bangsa
Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof.Dr. H.Muhammad Darwis Dasopang, MAg dalam sambutannya menyampaikan, tema “Dari Kampus Untuk Negeri : Lulusan Berdampak Bagi Peradaban Umat” bukan sekedar rangkaian kata, melainkan sebuah komitmen moral dan akhlak intelektual bahwa lulusan UIN Syahada tidak hanya dipersiapkan untuk menyandang gelar akademik, tapi juga untuk mengemban peran strategis dalam membangun bangsa dan peradaban umat.
“Maka jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan kuat secara moral,” kata Rektor sambil mengajak wisudawan terbaik ntuk terus belajar dan memperkuat kompetensi diri.
Menurutnya, alumni UIN Syahada Padangsidimpuan memiliki keunggulan sekaligus tanggungjawab besar memadukan kecerdasan spritual, intelektual dan emosional dalam menguasai, mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan.
Untuk itu, Rektor mengajak alumni untuk menjadi orang yang smart dalam menggunakan ilmu untuk meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan, dan membuat keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini bukan sekedar menghafal teori, tapi menjadikan ilmu sebagai alat untuk berpikir kritis, kreatif dan solutif dalam menghadapi tantangan pribadi maupun profesional,” ujar Rektor sambil mengajak alumni untuk terus belajar melakukan pengembangan diri.
Prof Muhammad Darwis Dasopang juga mengajak alumni untuk menumbuhkan rasa kepekaan sosial seperti rasa empati dan kepedulian terhadap penderitaan korban bencana alam yang baru terjadi di Tapsel dan berbagai daerah lainnya di Sumut, Aceh dan Sumbar
Pada kesempatan itu, Rektor juga mengungkapkan capaian yang diraih UIN Syahada Padangsidimpuan dalam 4 tahun terakhir ini, seperti meraih akreditasi unggul secara institusi dan penambahan prodi program doktoral.

Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu dalam sambutannya juga menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari belajar, tapi merupakan awal untuk menjalani tahapan berikutnya, baik bagi yang melanjutkan pendidikan ke S2 maupun yang ingin membangun karir.
“Tidak ada titik dimana kita selesai belajar.Kalau anda mau berkarir di dunia kerja, berarti anda sudah mau memulai di dunia nyata.Kalau sudah bekerja, belajar terbaik adalah banyak bekerja,” ucap Gus Irawan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di wilayah Tapsel beberapa waktu lalu.(id46)










