MEDAN (Waspada.id): Mengawali hari pertama masuk sekolah setelah masa libur, santri Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang beralamat di desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan langsung mengikuti olimpiade peminatan DM. SWOT yang digelar pada hari Selasa, 06 Januari 2026.
Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid Arif Rahman Hakim mengungkapkan bahwa program ini bernama Darul Mursyid Science World Competition (DM SWOT). Program ini rutin dilaksanakan setiap awal semester pembelajaran setelah masa liburan untuk menguji kesiapan santri untuk belajar setelah masa liburan semester,” ujar Arif.
Lanjut Arif, Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali semangat belajar sekaligus memetakan potensi akademik santri. Program ini juga dirancang khusus untuk mengasah kemampuan dan menumbuhkan semangat berprestasi para santri di bidang sains dan karya ilmiah sehingga santri kelak menjadi santri yang cerdas dan berkarakter.
” Melalui Science World Competition, semua santri diberi ruang untuk berkompetisi secara sehat dalam berbagai bidang studi seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, serta lomba karya tulis ilmiah,”ungkapnya.
Drs Yusri Lubis sebagai Direktur Pesantren Darul Mursyid menyampaikan bahwa pelaksanaan olimpiade DM SWOT di awal masuk sekolah bertujuan melatih kedisiplinan, kesiapan mental, serta membangun budaya kompetitif yang sehat di lingkungan pendidikan.
Selain itu, hasil olimpiade akan menjadi dasar pembinaan lanjutan sesuai minat dan kemampuan santri. “Dengan kegiatan ini, Pesantren Darul Mursyid berharap santri tidak hanya kembali ke rutinitas belajar, tetapi langsung diarahkan pada aktivitas yang produktif, menantang, dan berorientasi prestasi”,ungkapnya.
Terpisah, Ja’far Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Pembina Pesantren Darul Mursyid yang juga saat ini sebagai Wakil Bupati Tapanuli Selatan mengaku sangat bersyukur atas upaya guru dan karyawan yang terus mendukung program ini sehingga bisa berjalan dan konsisten setiap semester.
“Dengan semangat Berilmu Amaliyah dan Beramal Ilmiah, Darul Mursyid harus terus berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman,” ungkap Alumni S3 USM Malaysia itu.(m33)











