Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Lampaui Target, Mendikdasmen Gaspol Program Prioritas 2026

Revitalisasi Sekolah Lampaui Target, Mendikdasmen Gaspol Program Prioritas 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 di PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, Senin (9/2).
Kecil Besar
14px

DEPOK (Waspada.id): Program revitalisasi satuan pendidikan yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat capaian signifikan.

Dengan anggaran Rp16,9 triliun, revitalisasi sekolah berhasil menjangkau 16.167 satuan pendidikan, melampaui target awal sebanyak 10.440 sekolah. Keberhasilan ini menjadi modal kuat pemerintah untuk mengakselerasi berbagai program prioritas pendidikan pada 2026.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 di PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, Senin (9/2).

Menurut Mu’ti, selain revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran juga menunjukkan hasil positif. Program distribusi Interactive Flat Panel (IFP) telah terealisasi 100 persen ke ratusan ribu satuan pendidikan.

“Melalui sistem swakelola, program ini tepat sasaran, tepat waktu, tepat guna, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

Memasuki 2026, pemerintah menargetkan perluasan revitalisasi hingga 60.000 satuan pendidikan serta melanjutkan distribusi perangkat digital pembelajaran. Setiap satuan pendidikan secara bertahap diupayakan memperoleh tiga unit IFP.

Di bidang peningkatan mutu guru, Kemendikdasmen pada 2025 telah melaksanakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 804.157 guru ASN dan non-ASN. Selain itu, bantuan peningkatan kualifikasi akademik S1/D4 diberikan kepada 12.500 guru.

Pelatihan pembelajaran mendalam juga menjangkau lebih dari 52 ribu kepala sekolah dan 186 ribu pendidik.

“Inisiatif pembelajaran mendalam kami dorong agar proses belajar lebih bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan,”kata Mu’ti.

Dari sisi kesejahteraan, pemerintah menaikkan tunjangan sertifikasi guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan serta meningkatkan insentif guru non-ASN menjadi Rp400 ribu per bulan mulai 2026. Pemerintah juga menyalurkan bantuan subsidi upah kepada lebih dari 253 ribu guru non-ASN di PAUD nonformal.

Dalam aspek evaluasi pembelajaran, Kemendikdasmen meluncurkan Transformasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti 3,48 juta siswa SMA/SMK/MA pada November 2025. Mu’ti menegaskan, TKA tidak ditujukan untuk pemeringkatan, melainkan sebagai bahan refleksi perbaikan pembelajaran.

Penguatan karakter peserta didik turut dilakukan melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat yang hingga kini diikuti 170.870 satuan pendidikan di 38 provinsi. Pemerintah juga menerbitkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta mendorong penguatan nasionalisme melalui upacara bendera dan ikrar pelajar.

Sepanjang 2025, Indonesia meraih 66 penghargaan internasional di bidang prestasi peserta didik, terdiri atas 3 emas, 27 perak, 31 perunggu, dan 5 honorable mention.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan dukungan penuh terhadap Konsolnas 2026 sebagai momentum strategis menyatukan visi dan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia menegaskan pentingnya tata kelola pendidikan berbasis partisipasi bermakna dan penggunaan data dalam perumusan kebijakan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen,Suharti, melaporkan Konsolnas 2026 diikuti sekitar 900 peserta dari kementerian/lembaga, DPR RI, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga mitra pembangunan dalam dan luar negeri.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Pendidikan

JAKARTA (Waspada.id): Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan bermutu harus dibangun melalui sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter. Sekolah, menurutnya, tidak hanya menjadi tempat transfer…