LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Sukses tampil prima pada ajang Indonesia Youth Excursion Network (IYEN) Batch 20, mahasiswi Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Sarayulis, berhasil meraih status Fully Funded Delegate di Malaysia.
Kegiatan itu berlangsung sejak tanggal 12 hingga 15 Januari 2026. Ajang ini tidak dilaksanakan dalam satu gedung tertentu, tetapi dilaksanakan di berbagai lokasi di Kuala Lumpur, termasuk kunjungan ke University Malaya dan Internasional Islamic University Malaysia (IIUM) serta tur kota.
Keberhasilan mahasiswa Program Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik, Jurusan Bisnis, PNL ini telah “mengguncang” Kuala Lumpur, Malaysia. Betapa tidak, status fully funded delegate tersebut merupakan pengakuan prestisius bagi peserta terpilih dengan kapasitas akademik, kepemimpinan, dan integritas personal yang unggul. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh Sarayulis dengan pembiayaan penuh dari penyelenggara.
Menjawab Waspada.id Selasa (20/1/26), Sarayulis menyebutkan, penilaian dalam ajang tersebut meliputi, kemampuan kepemimpinan, kontribusi aktif dalam diskusi, ketajaman gagasan, serta kecakapan berkolaborasi dalam lingkungan multikultural. Dalam ajang tersebut, Sarayulis dipertemukan dengan para pemuda dan pemudi terbaik dari berbagai negara.
Tidak hanya unggul dalam forum, Sarajulis juga menunjukkan kreativitas dan daya inovasi dengan meraih Juara 1 Best Video Innovation. Kategori ini menilai kemampuan peserta menyampaikan ide-ide solutif dan visioner melalui media audiovisual yang komunikatif, inspiratif, dan berdampak.
Direktur PNL Dr (C). Ir. Rizal Syahyadi, ST. M.Eng.Sc. IPM. ASEAN Eng. APEC Eng, melalui Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Syukri, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi membanggakan tersebut.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Lhokseumawe. Keberhasilan Sarajulis meraih predikat Best Delegate di ajang internasional membuktikan bahwa mahasiswa PNL memiliki kualitas, karakter, serta daya saing global yang sangat kuat,” ujarnya.
Ia berharap capaian ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berani mengambil peluang internasional, dan aktif mengembangkan diri demi masa depan yang lebih kompetitif.
Keberhasilan Sarajulis sekaligus menegaskan komitmen PNL dalam melahirkan generasi vokasi yang unggul dalam kompetensi, matang dalam karakter, inovatif dalam gagasan, serta siap bersaing di tingkat global, sejalan dengan visi PNL: Berakhlak, Inovatif, Unggul, dan Berdaya Saing Global. (id70)










