3 Titik Longsor Di Panyabungan Timur Ganggu Pengendara

  • Bagikan
Tiga titik badan jalan tertimbun material longsor dengan tumpukan material longsor bervariasi bercampur batu mengganggu pengendara, Senin (11/12). Waspada/Irham H. Nasution
Tiga titik badan jalan tertimbun material longsor dengan tumpukan material longsor bervariasi bercampur batu mengganggu pengendara, Senin (11/12). Waspada/Irham H. Nasution

MADINA (Waspada): Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kab. Mandailing Natal, Kamis (7/13) malam mengakibatkan beberapa titik jalan kabupaten menuju Kec. Panyabungan Timur tertimbun material longsor.

Pantauan waspada.id, Senin (11/12), ada tiga titik badan jalan tertimbun material longsor dengan tumpukan material longsor bervariasi. Timbunan material longsor berupa tanah bercampur batu dan pepohonan, belum mendapat penanganan sejak kemarin malam.

Meskipun tumpukan material longsor itu belum sempat menutupi seluruh badan jalan, namun para pengendara yang hendak melewati ruas jalan Panyabungan-Pagur itu, warga menilai, timbunan tersebut telah mengganggu pengendara yang lewat.

Hal itu diakibatkan karena ada timbunan longsornya telah menutupi setengah badan jalan tepatnya di titik Sidaing, Desa Parmompang.

Akibatnya, angkutan sejenis roda empat tidak bisa lagi berpapasan dikarenakan material longsor berupa tanah dan kayu itu sudah menutupi sebahagian jalan.

Sementara, sejumlah titik longsor lainnya seperti mulai dari perbatasan Desa Tebing Tinggi hingga titik Sidaing belum sempat menutupi badan jalan. Namun material longsor seperti batu terlihat menumpuk di bahu jalan.

Untuk itu, pengendara berharap kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Madina, Pemerintah Kecamatan dan Desa untuk membersihkan material longsor itu sehingga nantinya tidak mengganggu para pengendara yang lewat.

Karena, kata warga, kalau dibiarkan secara terus menerus dikhawatirkan materialnya akan semakin bertambah, terlebih mengingat kawasan Panyabungan Timur merupakan daerah yang geokrafisnya merupakan pegunungunan dan bertebing. (irh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *