PANYABUNGAN (Waspada.id): Tidak satu pun dari sekitar 712 pedagang sembako, ikan, ayam, daging, dan sayuran yang berjualan di lokasi bekas kebakaran bersedia pindah ke Los Pasar Baru Panyabungan hingga kamis (05/02).
Pantauan wartawan pada kamis pagi menunjukkan bahwa los yang dibangun pihak ketiga tersebut masih kosong, sementara pedagang tetap berjualan di pasar relokasi maupun lokasi eks kebakaran.

Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, SH, MM, sebelumnya telah menyampaikan agar pedagang yang sudah mendapatkan nomor los segera pindah sebelum Ramadhan. “Pedagang yang telah mendapatkan nomor undian segera menempati los sebelum Ramadan,” ujarnya saat pidato pada acara undian nomor los pasar.
Ketua DPRD Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis, SH, dalam sambutannya saat proses penarikan nomor juga menyatakan bahwa para pedagang tidak perlu lagi berjualan di luar kompleks yang telah disiapkan pemerintah.
“Pemerintah sudah menyiapkan lokasi, mari kita sama-sama hargai dan jaga, sehingga orang yang datang tidak lagi berpencar,” tandasnya.

Namun, sejumlah pedagang yang diwawancarai mengakui bahwa mereka tidak menghargai langkah pemerintah, namun khawatir pelanggan akan beralih jika pindah sebelum ada sosialisasi yang cukup.
“Insya Allah, kami sudah sepakat pindah bersama setelah Idul Fitri 2026. Yang mau pindah terlebih dahulu silakan, itu hak mereka, kita tidak melarang,” ujar salah satu pedagang, Nasution, saat melayani pembeli.
Menurutnya, para pedagang telah sepakat untuk pindah secara bersama-sama, meskipun tidak menghalangi mereka yang ingin pindah lebih awal. (id100)











