TAPSEL (Waspada.id): Bagaikan anak menyambut kedatangan ayah dan ibu dari pasar. Begitulah rasa di hati 186 Kepala Keularga (KK) terdampak bencana alam Tapanuli Selatan di Hunian Sementara (Huntara) Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan.
Rabu (25/2/20206) atau hari ketujuh puasa Ramadhan 1447 Hijriyah, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu dan Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Murni Irawan, datang mengunjungi mereka sembari membawa bantuan sembako.

“Berhubung bulan Ramadan, kita ingin berbagi dan mengambil berkah. Di kesempatam ini, saya juga pastikan stok beras kita cukup. Jangan sampai ada masyarakat kita yang kurus karena tidak makan,” ujar Gus Irawan.
Dia ingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati saat di kebun maupun sawah. Utamanya saat kondisi cuaca tidak bersahabat. saat ini. “Jangan paksakan ke kebun atau sawah, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya.
Selain itu, Bupati Berpesan agar warga di Huntara ikut menjaga sungai di Simarpinggan agar tidak tercemar. Sebab sungai tersebut merupakan bagian dari program prioritas lubuk larangan yang telah mengharumkan nama daerah.

“Gerakan Seribu Kolam yang di dalamnya ada program lubuk larangan, telah membawa Tapsel juara pertama se Indonesia di SDGs Action Awards Tahun 2025. Tahun ini kita akan tambah lagi bibit-bibit ikan yang baru,” ujarnya.
Pada kunjungan tersebut, Bupati Tapsel dan rombongan mengunjungi beberapa warga di Huntara Simarpinggan. Guna melihat langsung kondisi masyarakat di penampungan.
Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Irawan menyebut bantuan berupa paket sembako ke 186 KK. Berupa beras 10 kilogram, minyak goreng, saus, kecap, garam, ikan sarden, susu kental manis, makanan cepat saji, roti, dan makanan ringan.
Selain itu, juga disalurkan paket mandi dan sabun cuci, serta paket khusus bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak.

Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan mewakili warga, berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Bupati dan Ketua TP PKK Tapsel. “Kami telah melihat betapa besarnya perhatian dan kepedulian bapak dan ibu selama ini,” ujarnya.
Hal ini mengingat satu pekan yang lalu, Bupati Gus Irawan hadir pada kegiatan punggahan di Desa Tandihat dan menyerahkan bantuan seekor sapi untuk disembelih. Kali kembali datang bersama istri dan juga membawa bantuan.
“Semoga ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Tapsel memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang saat ini masih tinggal di hunian sementara,” harap Camat Dody. (id45)












