SUNGGAL (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan mendukung penuh inovasi berbasis riset dan karya generasi muda, dan proses pengujian laboratorium dan analisis biaya secara komprehensif.
Hal itu disampaikan Bupati Asri Ludin Tambunan atas inovasi suplemen tanaman ASTA DS Sauce yang dikembangkan putra daerah Deliserdang selama empat tahun terakhir, pada penanaman bawang bersama Kelompok Tani (Poktan) Bunga Tanjung di Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Selasa (17/2/26).
“Pemeriksaan ke laboratorium, biayanya dari kita. Kalau perlu dibawa ke Socfin, biayanya dari pemkab. Tolong dihitung berapa biaya pertanian dengan ASTA DS Sauce dan berapa dengan pupuk konvensional kimiawi. Kita harus punya data,” tegas Asri Ludin Tambunan.

Ia bahkan membuka peluang agar inovasi tersebut dapat dipatenkan dan dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kemudian disebarluaskan kepada para petani di seluruh Deliserdang, jika terbukti efektif.
Tak hanya ASTA DS Sauce, ia juga menyambut baik pengembangan sistem pertanian modern, seperti aquaponik yang diperkenalkan mahasiswa ST Bhinneka kepada masyarakat desa setempat.
Diharapkan, sistem tersebut bisa terus diterapkan sehingga menjadi sumber penghidupan baru masyarakat.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah membawa sesuatu yang baru, khususnya di Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal. Saya dukung penuh hal seperti ini,” tutur Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup), Lom Lom Suwondo SS menambahkan, Pemkab Deliserdang selalu membuka diri terhadap inovasi pertanian yang sejalan dengan peningkatan produksi yang menunjang program swasembada pangan.
“Saya rasa ini tinggal niatnya saja. Kalau memang benar-benar memajukan pertanian, kami dari Pemkab akan memberikan dukungan penuh,” tegas Lom Lom.
Diharapkan juga program serupa bisa didorong di desa-desa lain, khususnya untuk mendukung produktivitas sawah dan komoditas pertanian lainnya.
Sebelumnya, di acara yang diselenggarakan di tengah suasana Imlek tersebut, Ketua Poktan Bunga Tanjung, Suryadi menjelaskan, ASTA DS Sauce merupakan inovasi putra daerah yang sudah diuji lapangan.
“Memang belum uji biologis. Kami akan lanjutkan sampai hasilnya benar-benar nampak,” papar Suryadi.

Diungkapkan, sebelum diterapkan pada tanaman, inovasi tersebut telah diuji pada kambing perah. Hasilnya cukup menggembirakan.
“Sebelumnya, sudah kami gunakan pada kambing perah. Alhamdulillah produksi ternak perah, khususnya kambing, berjalan optimal. Setelah sukses di peternakan, kami coba ke tanaman. Mudah-mudahan bisa membantu menyelesaikan persoalan pertanian,” jelasnya.
Penanaman bawang tersebut menjadi uji coba perdana penggunaan ASTA DS Sauce di lahan pertanian secara langsung. Untuk itu, Poktan Bunga Tanjung berharap inovasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemkab Deliserdang. (Id.28)











