HeadlinesSumut

Banjir Deliserdang Landa 15 Kecamatan, Rendam 30.609 Rumah

Banjir Deliserdang Landa 15 Kecamatan, Rendam 30.609 Rumah
Sejumlah petugas TNI/Polri dan BPBD mengevekuasi korban banjir di Kecamatan Sunggal. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Sebanyak 30.609 rumah warga, dari 52.100 kepala keluarga (KK) atau 170.760 jiwa di 15 kecamatan di Kabupaten Deliserdang terdampak banjir dan longsor, yang terjadi sejak Kamis, 27 November 2025 sampai Jumat malam, 28 November 2025.

Ke-15 kecamatan tersebut, antara lain Tanjungmorawa, Deli Tua, Sunggal, Namorambe, Hamparan Perak, Bangun Purba, Percut Seituan, Sibolangit, Lubukpakam, Beringin, Batang Kuis, Patumbak, Galang, Pantai Labu, dan Pancur Batu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

IKLAN

Dari 15 kecamatan itu, Kecamatan Sunggal menjadi wilayah paling terdampak dan paling banyak rumah warga yang terendam banjir, yakni 13.531 rumah, dengan jumlah 14.609 KK atau 44.042 jiwa.

Kedua adalah Kecamatan Batang Kuis dengan 5.674 rumah yang ditempati 5.743 KK atau 18.124 jiwa. Ketiga, Kecamatan Beringin dengan 3.561 rumah ditempati 3.591 KK atau 13.221 jiwa.

Sebanyak 30.609 rumah warga, dari 52.100 KK atau 170.760 jiwa di 15 kecamatan di Kabupaten Deliserdang terdampak banjir dan longsor, yang terjadi sejak Kamis, 27 November 2025 sampai Jumat malam, 28 November 2025. Waspada.id/ist

“Untuk Kecamatan Sibolangit, bencana yang terjadi adalah longsor di empat lokasi, yaitu Dusun I dan II, Desa Buah Nabar. Kemudian di Dusun III, Desa Rumah Kinangkung SP. Selanjutnya,di Dusun II, Desa Suka Maju, dan di Desa Bandar Baru,” papar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang, Anwar Sadat Siregar SE MSi, Sabtu (29/11/25) malam.

Akibat longsor yang terjadi di Dusun I dan II, Desa Buah Nabar, menyebabkan jalan desa tertimbun. Begitu juga di Dusun III, Desa Rumah Kinangkung SP, menyebabkan jalan desa yang tertimbun longsor sepanjang 5 meter dengan timbunan 1 meter.

Sedangkan Dusun II, Desa Suka Maju, mengakibatkan jalan desa terputus dengan panjang 50 meter dan kedalaman 25 meter. Sementara, longsor di Desa Bandar Baru mengakibatkan satu jembatan gantung rusak, dan satu unit rumah hampir rubuh.

Selain di Kecamatan Sibolangit, tambah Anwar, longsor juga terjadi di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal. Hal itu menyebabkan jembatan terputus. Alhasil, akses dari Dusun I, I-A dan II-A di desa tersebut juga terputus.

“Ada juga pohon tumbang di Kecamatan Tanjungmorawa menyebabkan dua korban luka ringan. Sedangkan di Lubukpakam, pohon tumbang menimpa satu unit rumah warga,” tutur Anwar.

Dirikan 78 Dapur Umum

Sebagai upaya penanganan pertama, Pemkab Deliserdang telah mendirikan 78 dapur umum di wilayah-wilayah terdampak banjir.

“Ada beberapa kecamatan yang tidak didirikan dapur umum, mungkin karena banjirnya tidak terlalu parah. Untuk kecamatan yang paling banyak dapur umumnya adalah Kecamatan Sunggal, sebanyak 46 titik, yang paling banyak di Desa Medan Krio ada 11 dapur umum,” ungkapnya. (Id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE