TEBINGTINGGI (Waspada.id): Belasan ruas jalan nasional dan jalan provinsi di Kota Tebingtinggi mengalami kerusakan dengan kondisi variatif.
Data di Dinas PUPR kota Tebingtinggi terdapat sepuluh jalan nasional dan empat jalan provinsi kondisinya membahayakan pengendara.
Hal itu diungkapkan anggota DPRD kota Tebingtinggi dari Fraksi Gerindra Indra Gunawan, Kamis (12/1), di ruang kerjanya usai memantau sejumlah ruas jalan di beberapa titik.
Mengutip data di Dinas PUPR, Indra menerangkan, total jalan nasional yang rusak mencapai 6.540 meter, yakni Jln. Yos Sudarso, Sudirman, HM Yamin, Sukarno-Hatta, A. Yani, Gatot Subroto, SS Raja, Sutoyo, Imam Bonjol dan Diponegoro.
Sedangkan jalan provinsi kerusakannya mencapai 5.000 (km), meliputi rusak berat 4.400 (km) dan rusak ringan 1.600 (km).

Indra Gunawan yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tebingtinggi ini berharap Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi segera memperbaiki jalan yang rusak. “Mengingat sebentar lagi menyambut Ramadan dan Lebaran, janganlah nanti hari gembira jadi hari duka, karena kecelakaan,” imbau dia.
Selain itu, beberapa ruas jalan seperti HM Yamin, Imam Bonjol, Diponegoro hingga Gatot Subroto menunju Siantar, merupakan ruas padat yang intensitas arus sangat tinggi. Begitu pula ruas menuju Kisaran. “Kita berharap Jalinsum jadi prioritas perbaikan,” terang Indra.
Legislator muda ini juga berharap agar Pemko Tebingtinggi juga memperbaiki jalan kota yang rusak. “Kita berharap jalan yg mulus, akan meningkatkan produktifitas kerja,” pungkasnya.
Pantauan di lapangan, pada ruas Jalunsum HM Yamin, terlihat sebuah minibus mengalami patah as persis di dekat badan jalan berlubang. Sedangkan pengendara menghindari badan jalan berlubang, sehingga berpotensi arus lalu lintas tak lancar. (Lik)











