P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Nafetali Ndraha, 45, warga Muara Ampolu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, ditemukan tewas di semak-semak Aek Gareder, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan.
Jenazah korban pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak ke ladang pada Kamis (8/1/2026) sekira pukul 15:30 WIB. Ia mencium bau busuk dari arah semak dan kaget ketika menemukan sesosok jenazah. Hal inipun disampaikannya ke warga dan diteruskan ke Polisi.

Ada dua tusukan di kepala, bengkak lebam di tubuh dan banyak luka-luka. Tetapi di lehernya ada ikat pinggang melingkar dan terpaut ke batang pohon. Ada cairan keluar dari kemaluan dan anus. Sehingga menimbulkan tanda tanya, dibunuh atau bunuh diri.
“Secara kasat mata dari kondisi jenazahnya, korban tewas tak wajar. Kita masih melakukan penyelidikan dan pihak keluarga juga meminta diotopsi,” kata Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Hasiholan Naibaho, Jumat (9/1/2026)
Dari penuturan Kepala Desa Limbong, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Alexander Simanjuntak, korban merupakan warga Tapsel yang sedang berlibur tahun baru ke rumah saudara sepengambilannya (Pareban-red) di Desa Limbong.
“Sebenarnya saya tidak kenal dengan korban ini. Laporan yang saya terima, mereka warga Tapsel dan sedang bertamu ke rumah saudaranya. Maklumlah, inikan sedang suasana tahun baru,” kata Alexander.
Istri korban yang bermarga Siburian mengatakan, suaminya itu tak pulang ke rumah sejak Rabu (7/1/2026). Sehari kemudian ditemukan tewas di semak-semak sekitar Aek Gareder. yang tidak jauh dari rumah saudaranya di Desa Limbong.

Tidak ada pertengkaran di antara mereka. Suami yang hilang sejak Rabu (7/1/2026) itu juga sudah disampaikannya ke Polisi dan dia minta jenazah diautopsi. Polisi sedang menyelidiki, termasuk dengan siapa terakhir korban berinteraksi dan berkomunikasi.
“Percayakan kepada kami. Tolong jangan berspekulasi dengan cerita yang tidak dapat dibuktikan atau dipertanggungjawabkan. Baik melaui medsos maupun cerita dari mulut ke mulut,” pesan Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan. (Id45)











