Bertahun Tak Berfungsi, Warga Silau Malaha Gotroy Perbaiki Saluran Irigasi

  • Bagikan
Warga dan Pangulu bersama unsur Muspika Kecamatan Siantar melakukan marharoan bolon (gotong royong) membersihkan saluran irigasi di Nagori Silau Malaha, Kamis (22/2).(Waspada/ist).
Warga dan Pangulu bersama unsur Muspika Kecamatan Siantar melakukan marharoan bolon (gotong royong) membersihkan saluran irigasi di Nagori Silau Malaha, Kamis (22/2).(Waspada/ist).

SIMALUNGUN (Waspada): Muspika bersama warga Nagori Silau Malaha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, melakukan gotong royong (gitroy) atau marharoan bolon membersihkan saluran irigasi Bendar Baru yang ada di daerah itu, setelah bertahun-tahun tidak berfungsi dengan baik.

Menurut warga, saluran irigasi tersebut sudah lama rusak dan hingga kini belum diperbaiki, sehingga warga petani di daerah itu tidak memungkinkan untuk menanam padi karena debit airnya sangat kecil dan terpaksa beralih ke tanaman palawija dan sayuran.

Namun melihat kondisi tanaman palawija yang hasilnya sudah tidak seperti yang diharapkan, maka Pangulu (Kades) beserta Gamot mengajak masyarakat marharoan bolon (gotong royong) untuk memperbaiki dan membersihkan saluran irigasi panjangnya kurang lebih 5500 M.

Bertahun Tak Berfungsi, Warga Silau Malaha Gotroy Perbaiki Saluran Irigasi

Pangulu Nagori Silaumalaha Muliadi mengatakan, program marharoan bolon yang digerakkan mendapat dukungan penuh dari warga Nagori Silau Malaha.

” Kegiatan marharoan bolon sudah 4 hari, terhitung mulai Senin (19/2), kemarin hari terakhir. Didukung warga tiga nagori masing-masing nagori Silau Malaha, Silau Manik dan Marihat Baris,” ujar Muliadi, Jumat (23/2).

” Petani juga terlihat begitu bersemangat melakukan gotong royong, dengan harapan dapat segera bertanam padi kembali,” tambah Muliadi.

Selain warga petani, kegiatan gotong royong massal itu juga dibantu dari Danramil 08 Bangun beserta anggotanya yang turut serta terjun ke lapangan bersama masyarakat. Tak ketinggalan Camat Siantar H.Butarbutar beserta pihak PUTR ikut turun membersihkan saluran irigasi.

Sementara, Gamot Dusun II, Amri Sidabutar mengakui memang sudah bertahun masyarakat petani Nagori Silau Malaha tidak dapat melaksanakan program bercocok tanam serentak, hal ini akibat saluran irigasi dalam kondisi memprihatinkan.

Lebih lanjut Amri Sidabutar menjelaskan bahwa saluran irigasi tersebut merupakan sumber air untuk mengairi areal persawahan untuk tiga nagori masing-masing nagori Silau Malaha, Silau Manik dan Marihat Baris.

” Luas hamparan diperkirakan mencapai 300 hektare, diharapkan tahun ini juga petani sudah dapat bercocok tanam,” ujar Amri.

Di tempat terpisah, Camat Siantar H.Butar-butar mengatakan program marharoan bolon adalah sesuai Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati Simalungun.

” Semoga program marharoan bolon yang diprakarsai Bupati dan Wabup Simalungun dapat terlaksana dengan baik membantu kesulitan yang dialami warga,” cetus Butarbutar.(a27).

  • Bagikan