Sumut

Bhayangkari Simalungun Bagikan Santunan Dalam Peringatan Isra Mikraj

Bhayangkari Simalungun Bagikan Santunan Dalam Peringatan Isra Mikraj
Kecil Besar
14px

SIMALUNGUN (Waspada.id):  Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang bersama Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SH SIK MM menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Nur Hidayah Mapolres Simalungun, Rabu (28/1/2026). Dalam momentum tersebut, Bhayangkari wujudkan program Bhayangkari Peduli melalui penyerahan santunan kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan piatu di sekitar Mapolres Simalungun.

Acara yang mengangkat tema “Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial” dimulai pukul 09.00 WIB dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 1. Kepala Bagian Perencanaan Polres Simalungun AKP Tugono SH selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kehadiran Ketua Bhayangkari menjadi simbol kepedulian keluarga besar Polri.

“Peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah ini dimulai pukul 09.00 WIB di Masjid Nur Hidayah, dihadiri oleh Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang bersama jajaran pengurus Bhayangkari yang turut menyalurkan program Bhayangkari Peduli,” ujar AKP Tugono.

Ia menambahkan, “Tema tahun ini sangat sejalan dengan program Bhayangkari Peduli yang selalu mengedepankan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa dan anak-anak yatim piatu.”

Dalam sambutannya, Kapolres Marganda Aritonang menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Isra Mikraj melalui aksi nyata. “Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karuniaNya, hari ini kita dapat berkumpul di Masjid Nur Hidayah Polres Simalungun dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah,” ucapnya.

Kapolres juga menjelaskan makna filosofis tema acara, “Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah instruksi moral bagi kita semua. Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang kedisiplinan melalui perintah shalat lima waktu, yang jika kita transformasikan dalam tugas kepolisian, berarti kedisiplinan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat Simalungun.”

Puncak acara berupa penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Ny. Nanik M. Aritonang didampingi Kapolres. “Penyerahan santunan ini merupakan implementasi nyata dari program Bhayangkari Peduli yang menjadi komitmen Bhayangkari Cabang Simalungun untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ungkap salah seorang pengurus Bhayangkari.

Ny. Nanik terlihat penuh perhatian saat berbincang dan memberikan motivasi kepada anak-anak penerima santunan. “Ibu Ketua Bhayangkari sangat peduli dan perhatian. Beliau menyempatkan diri berbincang dengan anak-anak, bertanya tentang kehidupan dan pendidikan mereka, serta memberikan motivasi agar tetap semangat,” ucap salah seorang panitia.

Salah seorang penerima santunan menyampaikan rasa terima kasih, “Terima kasih banyak kepada Ibu Ketua Bhayangkari dan Bapak Kapolres. Santunan ini sangat membantu kami. Semoga keluarga besar Polres Simalungun selalu dalam lindungan Allah.”

Tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Type Sukma Pernanda S.Pd.I juga menekankan pesan serupa. “Ustadz menyampaikan bahwa Isra Mikraj bukan hanya peristiwa spiritual, tetapi juga mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, khususnya kepada yang lemah dan membutuhkan,” ungkap salah seorang peserta.

Acara yang dihadiri Wakapolres Kompol Imam Alriyuddin SH MH, seluruh Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, dan perwakilan KPU Kabupaten Simalungun ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sekitar pukul 11.30 WIB.

AKP Tugono menambahkan, “Kehadiran Ibu Ketua Bhayangkari beserta jajaran pengurus menunjukkan bahwa Bhayangkari sangat serius dalam menjalankan program Bhayangkari Peduli. Ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat.”

Kapolres Marganda mengakhiri dengan harapan, “Saya berharap peringatan ini tidak berhenti pada seremonial belaka, namun mampu mengubah karakter kita menjadi pribadi yang lebih humanis, berintegritas, dan benar-benar dicintai oleh masyarakat.” [***]

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE