Scroll Untuk Membaca

Sumut

BLKK Ponpes Ruhul Islam Gelar Pelatihan Menjahit Busana

BLKK Ponpes Ruhul Islam Gelar Pelatihan Menjahit Busana
KTU Kemenag Palas Ahmad Saidi Hasibuan MH dan Ketua BSPPL H. Pauzan Hamidy Hasibuan bersama peserta pelatihan menjahit di BLKK Ponpes Ruhul Islam Sialambue, Rabu (15/11) (Waspada/Muhammad Satio)
Kecil Besar
14px

PALAS (Waspada): Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren (Ponpes) Ruhul Islam Desa Sialambue Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), kembali menggelar pelatihan menjahit busana wanita ke-III, di Aula Ponpes Ruhul Islam, Rabu (15/11).

Pembukaan pelatihan tersebut turut dihadiri, KTU Kemenag Palas Ahmad Saidi Hasibuan MH, Ketua Bandan Silaturrahim Pesantren Padanglawas (BSPPL) H. Pauzan Hamidy Hasibuan, Pimpinan Ponpes Ruhul Islam Desa Sialambue Misbah Fuadi Hasibuan, Kabid Pelatihan Kerja dan Produktifitas Tenaga Kerja Disnaker Palas Muhammad Idrisman Mandefa serta beberapa kepala desa lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

BLKK Ponpes Ruhul Islam Gelar Pelatihan Menjahit Busana

IKLAN

Ahmad Saidi Hasibuan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut yang dinilai penting dan bermanfaat bagi generasi muda usia pencari kerja di daerah tersebut terlebih guna menekan angka pengangguran.

Katanya, sejak 2022 BLKK Ponpes Ruhul Islam telah berkontribusi terhadap pengembangan SDM masyarakat Palas khususnya generasi muda yang telah masuk dalam usia produktif dan bekerja.

Saidi juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius sehingga selesai pelatihan mempunyai skill menjahit busana yang handal dan atau menjadi pelaku usaha busana yang sukses di Palas.

Muhammad Idrisman Mandefa, juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan itu. Katanya, dunia kerja yang semakin kompetitif jelas membutuhkan kemampuan dan profesionalisme, setiap tenaga kerja mesti memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang bisa diandalkan.

“Pelatihan ini begitu penting untuk memadukan bahan tekstil yang masih terpisah menjadi pakaian sehingga bisa dikenakan. Serius dan bersungguh-sungguhlah mengikuti pelatihan ini dan semoga nantinya memiliki kompetensi yang baik,” ucap Idrisman Mandefa.

Pimpinan Ponpes Ruhul Islam Sialambue, Misah Fuadi Hasibuan, menambahkan pelatihan itu diikuti 16 orang peserta yang sebelumnya telah mengikuti seleksi oleh panitia BLKK Ponpes Ruhul Islam beberapa waktu lalu.

Kemudian kegiatan tersebut akan berlangsung selama 24 hari dengan bimbingan dan pelatihan yang diberikan oleh para instruktur BLKK.

“Selama 24 hari ke depan para peserta akan diberikan pelatihan sehingga mahir dalam membuat busana dan pelatihan ini seluruhnya gratis,” terang Misbah Fuadi. (cms)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE