Bonataon Situmorang Sipituama Syukuran Awal Tahun

Diisi Edukasi Profil Pancasila Dan Lomba Tarik Suara

  • Bagikan
Bonataon Situmorang Sipituama Syukuran Awal Tahun

Kolase kegiatan Bonataon, Natal dan Ulang Tahun punguan Situmorang Sipituama Kecamatan Laguboti di Desa Sibarani Nasampulu, Minggu (14/1). Waspada/Ist

TOBA (Waspada) : Keluarga besar Situmorang Sipituama Kecamatan Laguboti menggelar syukuran awal tahun di Desa Sibarani Nasampulu, Minggu (14/1).

Kegiatan ini semakin meriah karena diisi berbagai kegiatan edukasi seperti pembelajaran profil Pancasila yang dibawakan oleh Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang, S. Pi, M. Psi, Dosen Sekolah Tinggi Bibelvrouw (STB) HKBP dan sekaligus Sekretaris Umum dan juga Peneliti di L-SAPIKA Indonesia, dan lomba bernyanyi.

Dalam rilis berita yang diterima Waspada, Selasa (16/1), Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang menyampaikan, kegiatan pembelajaran Pancasila dibagi dalam beberapa termin.

“Untuk termin pertama ini Sila ke 1 Ketuhananan yang Maha Esa, dan Sila ke III, Persatuan Indonesia menjadi bagian penting untuk dipraktekkan anak-anak Pomparan Ompu Tuan Situmorang Sipituama Kecamatan Laguboti. Kegiatan ini dirangkai dengan syukuran Bonataon, Natal, dan Ulangtahun Punguan Pomparan Ompu Tuan Situmorang Sipituama Kecamatan yang Laguboti ke 40,” ujarnya.

Ditambahkannya,sepanjang pembelajaran berlangsung anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut karena dikemas dalam bentuk permainan.

“Sila pertama dikemas dalam permainan mengirim kata di antara anggota kelompok. Pesan moral yang didapat, agar anak-anak berhati-hati menyampaikan pesan kepada siapapun, hati-hati mengucapkan kata-kata yang belum diketahui kebenarannnya. Sila ke tiga dikemas dengan kegiatan daling rangkul dengan satu kaki diangkat lalu menari berkeliling semua peserta berusaha bertahan pada posisi masing-masing. Pesan moral yang disaampaikan lewat permainan ini dimana persatuan dan gotong-royong satu-satunya cara untuk membangun kekuatan dalam keluarga,” imbuhnya.

Usai pembelajaran profil Pancasila, kegiatan dilanjutkan dengan lomba tarik suara, dengan tim juri; Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang bersama Bangun Hasoloan Situmorang, dan Ma. Niko br Situmorang. Adapun lagu wajib dilombakan berjudul ‚ÄúSitumorang” Ciptaan Nahum Situmorang. “Lomba Lagu dibagi dalam tiga kategori, yakni ; Trio, Duet dan Vocal Solo,” pungkas Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang yang kini juga sedang menimba ilmu doktoral di Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Suasana semakin meriah ketika para orangtua menyaksikan langsung anak-anak mereka bernyanyi dengan suara khas masing-masing. Diakhir acara,peserta lomba yang berhasil menjadi juara menerima hadiah hiburan berupa, pulpen, buku dan celengan.

Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang berharap lewat kegiatan ini akan medidik anak-anak sejak dini untuk mengerti akan pentingnya menabung demi masa depan. Tak luput dia pun memberikan tiga pesan, yaitu ; pentingnya menjaga cara bicara, harus menjalin kebersamaan dan gotongroyong, serta menyanyikan nyanyian yang berisi nasehat terutama berisi Firman Tuhan.

Ama Risa Siringo-ringo selaku Ketua BPH didampingi Joslin Sitohang selaku Ketua Panitia mengatakan, melalui pembelajaran profil Pancasila, genarasi Pomparan Ompu Tuan Situmorang Sipituama akan memiliki karakater yang mandiri, cerdas, toleransi dan tahan uji dalam menyongsong masa depannya kelak.

“Kami juga bersyukur karena semua anggota punguan hadir untuk menyaksikan pembelajaran bagi anak-anak kami dan kami berharap kebersamaan ini akan terjaga. Untuk diketahui kegiatan ini adalah tahapan dari Pembelajaran Mengenal tiga warna Batak yang sudah dilakukan tahun 2023 lalu,” tutur Ama Risa.

Selaku pengurus, pihaknya pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sekolah Tinggi Biblevrouw, secara khusus kepada Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang, S. Psi., M. Psi yang telah terlibat penuh dalam kegiatan ini.

“Terima kasih Inang Biblevrouw, Namboru atas pembelajaran dan pembinaan mental bagi generasi muda kita, kami tak dapat membalasnya. Tuhanlah yang membalaskan kebaikan Namboru, semakin menjadi berkat bagi banyak orang,” pungkas Ama Risa. (rg)

  • Bagikan