MADINA (Waspada): Ketua PKK Madina, Hj.Eli Maharani Jafar Sukhairi Nasution boru Lubis meminta supaya ibu-ibu di usia subur antara 30 – 50 tahun di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) supaya aktif dalam mencegah terjadinya kanker serviks dengan metode Iva Test.
Ketua Tim Penggerak PKK Mandailing Natal yang akrab disapa ” Bunda Eli ” ini menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelaksanaan kegiatan Iva Test di Kecamatan Naga Juang, Senin (20/3). Di hadapan masyarakat Naga Juang, Bunda Eli menyebutkan pencegahan dini dengan metode iva test harus digencarkan dan kaum bapak juga harus men–support kegiatan yang tujuannya untuk melindungi kaum perempuan.
Ia mengimbau agar ibu-ibu jangan takut dan khawatir terkait biaya, karena program Iva Test ini biayanya lebih murah serta cepat, dengan tingkat akurasi hampir sama dengan test papsmear yang selama ini populer digunakan dalam mendeteksi dini kanker serviks pada leher rahim organ kewanitaan.
“Kesadaran untuk melakukan deteksi dini kanker serviks merupakan langkah tepat untuk mencegah terjadinya penyakit kanker yang merupakan kategori penyakit mematikan di dunia. Karena itu Kecamatan Naga Juang sebagai desa binaan kategori lomba Iva Test yang akan diperlombakan ke tingkat Provinsi, dan merupakan perwakilan Madina dengan harapan juara I harus bisa bekerja maksimal dengan sebaik mungkin.Program Iva Test ini harus tersosialisasi dengan baik ke tengah keluarga dan masyarakat,” ucap Bunda Eli.
Camat Naga Juang, Lion Nasution dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegitan Iva Test sudah berjalan sejak bulan Januari dengan capaian 58 persen dan hari ini mudah-mudahan tercapai 100 persen. Camat yakin dengan kader tangguh, program Iva Test ini tersosialisasi karena merupakan program penting bagi masyarakat utamanya untuk kesehatan ibu-ibu.
Usai menghadiei kegiatan program Iva Test, Ketua TP PKK Madina dab Camat Naga Juang menempelkan stiker ke rumah warga yang sudah melaksanakan program Iva Test.(a.32).
Keterangan Gambar: Ketua PKK Madina, Hj.Eli Maharani Jafar Sukhairi Nasution saat menempelkan stiker program Iva Test.(Waspada/Sarmin Harahap)











