STM HULU (Waspada.id): Setelah Kecamatan Sunggal, Beringin, Pantai Labu, dan Patumbak, revitalisasi sekolah yang dilaksanakan di tahun kedua pemerintahan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondi SS, kini menyasar ke Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu.
Revitalisasi yang dilakukan di SMP Negeri 1 STM Hulu mulai dari ruang kelas, unit kesehatan sekolah (UKS), kantor, hingga toilet tersebut berasal dari dana aspirasi anggota DPR RI, dr Sofyan Tan.
“Saya ucapkan terima kasih atas kolaborasi Bapak dan seluruh tim Rumah Aspirasi. Mungkin Deliserdang lah yang diperlakukan istimewa oleh Pak Sofyan Tan. Ini adalah wujud komitmen dan kepedulian terhadap pendidikan. Saya dengar bisik-bisik, dari 100 persen aspirasi Bapak, 60 persennya ada di Deliserdang,” kata Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan di sela-sela peresmian revitalisasi sekolah tersebut bersama dr Sofyan Tan, Selasa (3/3/26).

Menurut Asri Ludin, kemajuan satu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas pendidikan sebagai bekal masa depan bangsa.
Dengan bertambahnya fasilitas sekolah, diharapkan bisa sejalan dengan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa.
“Dengan bangunan sekolah yang baik, seharusnya jumlah murid bertambah. Tadi Pak Kepala Sekolah menyampaikan muridnya 94 orang. Ini harus kita dorong meningkat,” tegasnya.
Ia menegaskan, Pemkab Deliserdang berkomitmen untuk mendukung pembangunan pendidikan secara lebih masif.
“Kalau Pak Sofyan Tan sudah ikut membangun sekolah ini, saya tentu harus tiga kali lipat,” ungkap Asri Ludin.
Selain pembangunan sekolah, ia juga memastikan, infrastruktur pendukung juga akan dibenahi, termasuk perbaikan jalan sepanjang 16 kilometer di wilayah tersebut untuk memperlancar akses pendidikan dan aktivitas masyarakat.
Sementara itu, dr Sofyan Tan menjelaskan, revitalisasi sekolah di STM Hulu menelan biaya Rp1,7 miliar untuk sekolah dasar (SD) dan SMP.

“Untuk tingkat SD, bantuan revitalisasi mencapai Rp673.981.432, sedangkan untuk tingkat SMP, bantuan sebesar Rp1.117.000.000. Tadi juga saya ke SMK Negeri 1 untuk meresmikan bantuan yang telah diberi. Saya tetap komitmen untuk memperjuangkan pendidikan, bukan hanya bantuan untuk per orang melalui dana Program Indonesia Pintar (PIP), tapi juga fisik bangunan sekolah,” tuturnya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan ada 60 sekolah yang akan diberi bantuan untuk tahun 2026.
“Kalau nanti Pak Presiden menambah kuota, saya pikir kuota saya juga akan bertambah. Artinya, semakin banyak sekolah yang baik dan layak. Tentu percepatan akan semakim terasa jika pemerintah daerah juga berkomitmen,” tandas dr Sofyan Tan. (Id.28)












