Bupati Madina: Masyarakat Punya Harapan Besar Kepada Baznas

  • Bagikan
Bupati Madina: Masyarakat Punya Harapan Besar Kepada Baznas

MADINA (Waspada): Bupati Mandailing Natal HM Jafar Sukhairi Nasution melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Madina periode 2023-2928 dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Madina periode 2023-2026 di Masjid Agung Nur Ala Nur, Kec. Panyabungan, Madina, Rabu (1/11).

Pimpinan Baznas Madina yang dilantik, yaitu Ketua Amir Mahmud, SAg, MH, Wakil Ketua I Akhir Mada, Wakil Ketua II Faizal, Wakil Ketua III Tan Huzein dan Wakil Ketua IV M. Syafei Lubis.

Sedangkan pimpinan BWI yang dilantik, yaitu Ketua M Yusuf, Sekretaris H Yahyamasyah dan Bendahara Alif Fadilah.

Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengatakan, wakaf sangat rentan dengan konflik. Wakaf di Madina perlu diamankan. Dengan koordinasi bersama kepala desa dan camat, persoalan harus cepat diidentifikasi.

Bupati Madina: Masyarakat Punya Harapan Besar Kepada Baznas
Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution memeluk Ketua Baznas Madina Amir Mahmud, SAg, MH, usai melantik pimpinan Baznas Madina periode 2023-2028. Waspada/Irham H. Nasution

Terkait Baznas, Sukhairi mengatakan, masyarakat Madina memiliki harapan besar kepada Baznas sebagai jawaban dari terpaan ekonomi yang buruk.

“Kita harus malu melihat masyarakat yang kurang mampu. Peraturan bupati (Perbup) zakat profesi 1 persen juga tidak jalan,” kata Sukhairi.

Sukhairi mengatakan, jika jajarannya tidak mau mengikuti Perbup zakat, dia meminta untuk menyiapkan surat.

Sukhairi mengatakan, Baznas memiliki tugas lain selain mengatur zakat Pemda. Menurutnya, sedekah juga bagian dari tugas Baznas.

Sukhairi memberi contoh, jika per orang memberi sedekah Rp2 ribu setiap minggunya jika dikumpulkan, akan mendapat hasil yang besar.

“Ini untuk saudara-saudara kita. Kolaborasi untuk Madina yang lebih sejahtera,” lanjutnya.

Ketua Baznas Madina Amir Mahmud, SAg, MH mengatakan, tidak ada alasan untuk tidak kolaborasi untuk mendukung kegiatan pemerintah.

Dengan dukungan pemerintah, kata Amir, tahun ini ada 400 fakir miskin menggunakan BPJS untuk berobat, 25 duafa berobat ke rumah sakit, dan 101 lansia yang diberikan bantuan setiap bulan.

“Untuk itu, kami mohon bantuan kepada bapak bupati dan Forkopimda untuk membantu dan membimbing kami,” kata Amir.

Pada acara tersebut, Sukhairi juga menyerahkan bantuan renovasi masjid dan mushalla di masjid Al Akhyar Laru Baringin dan Masjid Al Muttaqin Larujulu, juga bantuan biaya hidup kepada 101 mustahik tetap Baznas. (irh)

  • Bagikan