Sumut

Bupati Madina Tarawih di Kotasiantar, Santuni 110 Anak Yatim dan Piatu

Bupati Madina Tarawih di Kotasiantar, Santuni 110 Anak Yatim dan Piatu
Kecil Besar
14px

KOTASIANTAR (Waspada.id): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama rombongan pejabat setempat melanjutkan Safari Ramadan dengan mengikuti salat Tarawih di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, pada Rabu (4/2/2026).

Tak hanya ikut Tarawih, Bupati Saipullah juga didaulat sebagai imam saat salat Isya. Usai menyampaikan arahan kepada masyarakat yang hadir, giat ini ditutup dengan penyantunan 110 anak yatim dan piatu serta penyerahan wakaf kepada ketua BKM Masjid Jami’ Darussalam.

Dalam safari kali ini, bupati hadir bersama Kapolres AKBP Bagus Priandy, Pj. Sekda Sahnan Pasaribu, Asisten Administrasi Umum Lismulyadi Nasution, Kadis Ketahanan Pangan Taufik Zulhandra Ritonga, Kadis Kominfo Rahmad Hidayat Dalimunthe, Kadis Perhubungan Adi Wardhana, Kasatpol PP Yuri Andri, dan Kabag Kesra Bahruddin Juliadi.

Kehadiran orang nomor satu di Pemkab Madina ini disambut oleh Camat Panyabungan Miswar Husin Pulungan, Lurah Kotasiantar Alamria Pramana, dan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat.

Bupati mengatakan Safari Ramadan yang diselenggarakan Pemkab Madina pada Ramadan 1447 H ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat serta melihat langsung pelaksanaan ibadah Ramadan di desa/kelurahan yang dikunjungi.

Tak hanya berbicara terkait pelaksanaan ibadah dan keistimewaan Ramadan, Saipullah juga memaparkan kondisi Madina secara umum. Pendapat Asli Daerah (PAD) yang belum optimal memengaruhi ketergantungan terhadap transfer anggaran dari pusat. Akibatnya, proses pembangunan berjalan pelan.

Dia mencontohkan kondisi jalan di Madina yang 2/3 dari total panjangnya dalam kondisi rusak. Jika mengandalkan APBD Madina saja, butuh waktu puluhan tahun agar seluruhnya bisa dibangun.

“Tentu kami tetap semangat, secara maksimal berusaha menjemput rezeki ke pusat sana agar bisa kita mempercepat pembangunan di Madina ini,” kata dia.

Bupati melanjutkan, bencana alam yang terjadi pada November 2025 berdampak pada banyak hal, termasuk ribuan hektare sawah yang gagal panen. Namun, dia melihat musibah tersebut menjadi peluang tersendiri untuk mempercepat pembangunan.

“Banjir kemarin menambah rusaknya jalan dan itu masuk di dalam tanggap darurat, kami sudah mengusulkan jalan-jalan tersebut, mudah-mudahan pusat akan memperbaikinya,” harap dia.

Saipullah juga meminta doa masyarakat agar setiap usulan yang disampaikan kepada pemerintah pusat, utamanya pembangunan pasca-bencana mendapat persetujuan dan terealisasi dengan cepat.

Sebelumnya, Kapolres Bagus mengaku sengaja mengikuti agenda bupati mengikuti Tarawih dan bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Kotasiantar. Sebab, kawasan ini menjadi salah satu fokus kepolisian dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Sebagai Kapolres baru di Madina, AKBP Bagus juga minta didoakan agar bisa mengayomi masyarakat dengan baik.

“Semoga saya dapat menjadi kapolres yang baik, yang bisa melindungi dan melayani seluruh masyarakat, khususnya di Kelurahan Kotasiantar. Terlebih lagi, saat ini kita sedang gencar-gencarnya dalam upaya pemberantasan narkoba,” harap dia.

Lurah Alamria Pramana menyampaikan terima kasih kepada Bupati Saipullah dan rombongan yang telah datang menyapa warganya secara langsung, terlebih di tengah bulan suci Ramadan.

“Kemudian, santunan anak yatim insya Allah nanti akan diberikan oleh Bapak Bupati. Semoga keberkahan di bulan Ramadan ini dapat dirasakan dan dinikmati oleh anak-anak kami, terkhusus anak yatim,” harap Alamria.(id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE