Bupati Samosir Minta Konsesi PT TPL Ditinjau Ulang

  • Bagikan
BUPATI Samosir Vandiko Gultom, saat menerima demonstran warga Kenegerian Sihotang di Halaman Kantor Bupati, Senin (4/12). Waspada/Ist
BUPATI Samosir Vandiko Gultom, saat menerima demonstran warga Kenegerian Sihotang di Halaman Kantor Bupati, Senin (4/12). Waspada/Ist

SAMOSIR (Waspada): Bupati Samosir, Vandiko Gultom, secara resmi menyurati Gubernur Sumatera Utara, agar meninjau ulang ijin konsesi yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada perusahaan bubur kertas PT. Toba Pulp Lestari (TPL). Surat dengan nomor : 500.4.6/2192/DISLINGKUP itu ditanda tangani, Senin, 4 Desember 2023.

Adapun isi surat yang ditandatangani bupati yang masih berusia 31 tahun itu terdiri dari dua item. Pertama, meminta perlunya dilakukan investigasi oleh tim independen bersama Forkopimda dan akademisi untuk mengetahui penyebab banjir di Kenegerian Sihotang, Kec. Harian pada 13 November 2023.

Selanjutnya, oleh sebab seluruh dinding Kaldera Danau Toba di Kab. Samosir adalah kawasan yang dilindungi, maka Pemerintah Kabupaten Samosir meminta agar seluruh ijin konsesi PT. Toba Pulp Lestari supaya ditinjau ulang, khususnya area konsesi di sektor Tele.

Saat menerima aksi demonstrasi masyarakat Kenegerian Sihotang, Senin (4/12) di Halaman Kantor Bupati Samosir, Vandiko juga dengan tegas menyatakan dirinya akan berada di barisan terdepan jika akibat penebangan kayu oleh PT TPL terbukti sebagai penyebab banjir bandang di Kenegerian Sihotang.

“Jika terbukti memang penyebabnya (banjir bandang-red) karena penebangan pohon oleh TPL, saya siap berada paling depan untuk menolak TPL. Ini komitmen saya, karena saya tidak mau main-main,” tegas Vandiko.

Selain itu, Vandiko juga mengungkap, bahwa sebelum terjadi banjir bandang di Kenegerian Sihotang, Pemkab Samosir sudah 2 kali melayangkan surat kepada pihak TPL. Yakni, pada Agustus 2023 dan Oktober 2023, agar menghentikan sementara aktivitas penebangan di Sektor Tele, Kec. Harian.

Terkait adanya surat Bupati Samosir tersebut, koordinator media relations PT. TPL, Dedy Armaya dan Manager Corporate Communication (Corpcom), Salomo Sitohang saat dihubungi Waspada, Selasa (5/12)  melalui telepon selulernya, menolak untuk memberikan komentar. Oleh Dedy Armaya, meminta agar menghubungi Salomo. Sedangkan Salomo sendiri, juga meminta agar kembali menghubungi Dedy Armaya.(cvs/a08)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *