Bupati Toba: Hentikan Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan

  • Bagikan
Bupati Toba: Hentikan Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan
Bupati Toba, Poltak Sitorus saat menyampaikan pesan Natal pada perayaan Natal Oikumene Kecamatan Siantar Narumonda, Kamis (7/12). Waspada/Ist

TOBA (Waspada): Tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Toba tetap menjadi perhatian Bupati Toba, Poltak Sitorus.

Diapun mengajak seluruh warga untuk bersama-sama peduli serta menyatakan hentikan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Imbauan ini disampaikan Poltak saat menghadiri perayaan Natal Oikumene Kecamatan Siantar Narumonda yang dilaksanakan di aula Kantor Camat Siantar Narumonda, Kamis (7/12) sore.

Natal dengan Tema “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi” yang dikutip dari ayat Alkitab Lukas 2:14, dan Sub tema ‘Melalui Natal Oikumene Kecamatan Siantar Narumonda, kita terpanggil untuk memberhentikan tindak kekerasan pada anak dan perempuan, sebagai wujud menyatakan kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi.”

“Ayo ini kita selesaikan. Ini tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Waktu Almarhum (Aris Merdeka Sirait) masih hidup, katanya penyebabnya berdasarkan penelitian ada tiga, yakni tuak, ekonomi dan masalah kerohanian,” ujar Poltak Sitorus.

Kekerasan terhadap anak dan perempuan tidak hanya kekerasan seksual, namun juga kekerasan fisik dan psikis.

“Hari ini kita sepakat supaya nanti di setiap desa dibuat tonggo raja. Di sana disepakati kalau minum tuak tidak boleh terlalu banyak, batasi minum tuak sampai jam 9 malam,” imbuh Poltak.

Selain masalah alkohol, penyebab kekerasan terhadap anak dan perempuan diyakini juga karena masalah ekonomi. Terutama bagi masyarakat dengan kondisi rumah terbatas dan tidak punya kamar.

“Kalau tidak punya kamar, melalui pak camat agar dilapor ke Dinas PMD supaya dibikin kamarnya,” katanya melanjutkan.

Sementara untuk masalah kerohanian dan keimanan, Poltak Sitorus mengajak para pendeta untuk lebih aktif lagi mengajak para jemaatnya agar lebih rajin beribadah. “Kalau yang tidak ke gereja, nah ini tugas kita bersama-sama Pak Pendeta, kunjungi mereka,” pinta Poltak.

Melalui pelaksanaan perayaan Natal Oikumene tersebut, Poltak Sitorus juga mengajak seluruh masyarakat agar membawa damai kepada semua.

Bupati menjelaskan ada tiga cara untuk mendapatkan kedamaian dalam hati setiap manusia. Tiga cara itu adalah dengan membagikan kasih kepada sesama, menunjukkan kepedulian kepada sesama da rela berkorban.

“Kalau ini kita lakukan, ini dapat meningkatkan Hormon Endorfin di dalam tubuh kita yang membuat kita senang, bahagia. Ini menurut penelitian. Ayo kita bawa damai itu kemana-mana. Bawa ke dalam hati kita,” ajak Poltak.

Natal Oikumene Kecamatan Parmaksian berlangsung meriah meski diguyur gerimis. Natal ini diikuti oleh tokoh masyarakat, Forkopimca setempat, para pendeta dan sejumlah masyarakat dari Desa yang ada di Kecamatan Siantar Narumonda.

Sebelumnya Camat Siantar Narumonda, Evendy Marpaung mengatakan dalam sambutannya bahwa sesuai sub tema natal seluruh masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Siantar Narumonda menolak keras tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Hadir mendampingi bupati yaitu Ketua TP-PKK Kabupaten Toba,Ny.Rita Marlina Poltak Sitorus, Staf Ahli Bupati, Darwin Sianipar, Asisten Pemerintahan, Eston Sihotang, Sektretaris Dinas Perindagkop Manuntun Sagala, dan sejumlah Kabag Setdakab.(rg)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *