Sumut

Coffee Morning Dengan Wartawan Madina, Kapolres Prioritas Berantas PETI

Coffee Morning Dengan Wartawan Madina, Kapolres Prioritas Berantas PETI
Kecil Besar
14px

PANYABUNGAN (Waspada.id): Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Bagus Priandi, S.IK., M.Si. mempererat sinergitas antara Polres dan insan pers/wartawan melalui acara Coffee Morning di Aula Rupatama Mapolres, Jumat(16/01), berlangsung penuh kekeluargaan.

Acara Coffee Morning dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres Madina dan wartawan dari media nnline, TV dan cetak yang ada di Madina.

Kapolres AKBP Bagus Priandi, S.IK,M.Si. menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian dan insan pers dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Mandailing Natal

Ia juga meminta maaf atas kesalahan yang mungkin terjadi dalam interaksi dengan wartawan selama ini dan ke depan Kapolres berharap agar para wartawan membantu tugas – tugas polisi.

Dalam kesempatan itu, sejumlah wartawan melontarkan pertanyaan kepada Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy S.IK., M.Si.

Sekretaris PWI Madina, Edy (Gebrak) mempertanyakan masalah Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), maraknya Narkoba dan masalah lingkungan.

Sedangkan Fahrizal Lubis, secara langsung menyampaikan harapannya agar koordinasi internal di lingkungan Polres Madina dapat lebih ditingkatkan, khususnya dalam hal penyampaian informasi dari masing-masing satuan fungsi kepada Humas Polres Madina.

“Kami berharap agar seyogianya setiap satuan dapat lebih cepat memberikan informasi ke Humas Polres Madina. Dengan begitu, media bisa memperoleh data resmi lebih awal sehingga pemberitaan yang disajikan ke masyarakat lebih berimbang dan akurat,” ujar Fahrizal Lubis.

Menurutnya, kecepatan informasi resmi sangat penting untuk menghindari simpang – siur berita serta mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat.

Muhammad Agussalim Hasibuan, mempertanyakan serta mengharapkan agar pihak Polres kedepan mengikutsertakan wartawan dalam kegiatan penangkanpan, baik Narkoba dan lainnya.

“Polres Madina, dapat membagikan liputan penggerebekan dan penangkapan Kasus Narkoba dan lainnya, bukan hanya pers rilis,” ujar Agus Hasibuan.

Sementara wartawan Gaek, Iskandar Hasibuan, menyampaikan agar komunikasi antara polisi dan pers dapat lebih ditingkatkan, sehingga berita yang terbit berimbang dan tidak fitnah.

Kata Iskandar, selama ini informasi yang dikonfirmasi ke Kapolsek, PJU, sangat sulit dapat sekitar berbagai masalah yang muncul di tengah masyarakat.

“Kapolres harus merangkul semua elemen dan wartawan yang hadir, pada Jumat(16/01) baru sekitar 10 %, pokoknya sumbang saran rangkul semua elemen jika ingin sukses di Mandailing Natal,” ujarnya.

Doakan Istiqomah Berantas PETI

Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy mengatakan pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) merupakan prioritasnya.

Hal ini dikarenakan pemberantasan PETI merupakan atensi langsung dari Presiden, Prabowo Subianto dan Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo.

“Doakan saya dan tim Polres Madina istiqomah berantas PETI. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Bupati dan Wakil Bupati, karena kita tahu sendiri bahwa PETI ini sendiri menyangkut kehidupan dan kebutuhan masyarakat Madina,” tutur mantan Penyidik KPK ini.

Bagus yang baru menjabat kurang lebih seminggu ini menyatakan akan segera melakukan inventarisir beberapa kasus. Khususnya terkait narkoba dan PETI. Dia menjelaskan dua kasus akan menjadi prioritasnya.

“Narkoba, kita sadari bahwa ini menjadi persoalan semua aspek. Hingga saat ini peredaran narkoba juga kita sadari sudah sampai ke desa-desa. Bahkan menjadi pemicu terbakarnya kantor Mapolsek Muara Batang Gadis beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Bagus pun berharap kerja sama semua pihak dalam pemberantasan narkoba ini.

Dia mengatakan dalam waktu dekat akan bertemu dengan seluruh unsur Forkopimda dan membahas permasalahan narkoba ini.

“Kita akan bahas terkait pemberantasan narkoba ini,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Bagus pun meminta bantuan dan informasi dari para rekan pers yang hadir.

Dia menyadari wilayah kerjanya sangat luas, sehingga dia membutuhkan informasi dari para rekan pers di Madina.

Secara luas wilayah, Madina ini hampir sama dengan Bengkulu. “Jadi cukup luas, karena itu saya berharap bantuan dari rekan-rekan pers,” tutupnya.

Kegiatan coffee morning ini juga dihadiri oleh Wakapolres Madina, Kompol Aris Fianto dan para Pejabat Utama di Polres Madina.(Id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE